Pada tanggal 9 September 2022 juru bicara Kantor Istana Kepresidenan, Xavier Chang, menyatakan bahwa atas nama Pemerintah dan masyarakat Taiwan, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Inggris dan masyarakat Persemakmuran (Commonwealth), serta rasa simpati mendalam kepada Pewaris takhta Kerajaan Inggris Raja Charles III dan keluarga kerajaan. Hal tersebut disampaikan setelah Istana Buckingham mengumumkan Ratu Elizabeth II telah mangkat di usia 96 tahun pada tanggal 8 September 2022.
Presiden Tsai juga telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Kantor Perwakilan Taiwan di Inggris untuk menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada Pemerintah Inggris.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Su Tseng-chang mewakili seluruh jajaran kabinet, juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Ratu Elizabeth II.
Juru bicara Yuan Eksekutif Lo Ping-cheng menyatakan PM Su Tseng-chang memberikan apresiasi dan penghormatan tertinggi kepada Ratu Elizabeth II atas kontribusi beliau terhadap perdamaian dan kesejahteraan dunia.
Setelah menerima berita duka dari Istana Buckingham tersebut, Kementerian Luar Negeri (MOFA) segera menginstruksikan Kantor Perwakilan Taiwan di Inggris untuk menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah dan masyarakat Taiwan, dan rasa simpati mendalam kepada Raja Charles III, keluarga kerajaan, serta Pemerintah dan masyarakat Inggris.
Dalam 70 tahun masa kekuasaannya, Ratu Elizabeth II adalah sosok yang sangat dicintai dan dihormati oleh masyarakat Inggris, dan sangat dikagumi oleh komunitas internasional. Dalam Perang Dunia ke-2, Ratu Elizabeth II adalah perempuan pertama dalam anggota keluarga kerajaan yang bergabung dalam satuan militer. Setelah dinobatkan menjadi Ratu, ia memimpin Inggris melewati periode Perang Dingin, dan periode ekspansi otoritarianisme seperti yang sedang kita hadapi saat ini.
Dalam melewati perubahan dan tantangan di berbagai zaman, di bawah kepemimpinan Ratu Elizabeth II, Inggris telah menjadi pilar yang sangat penting bagi demokrasi secara global.