Perdana Menteri Tuvalu, Kausea Natano, telah mengakhiri kunjungannya di Taiwan pada tanggal 9 September 2022. Sebelum meninggalkan Taiwan, PM Natano secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Presiden Tsai Ing-wen, dan pemerintah, serta kembali menegaskan hubungan diplomatik teguh antara kedua negara.
Taiwan dan Tuvalu telah menjalin hubungan diplomatik selama 43 tahun, dan kunjungan PM Natano kali ini adalah kunjungan pertamanya ke Taiwan sejak ia menjabat.
Ketika melakukan dialog dan menghadiri resepsi bersama Menlu Joseph Wu di Taipei Guest House, PM Natano menegaskan bahwa dalam saat yang penuh tantangan strategi geopolitik dan kesulitan seperti ini, Tuvalu bersedia untuk bergandengan tangan bersama Taiwan, bersama-sama melindungi kawasan Indo-Pasifik yang bebas, damai dan terus berkembang secara stabil.
Dalam kunjungannya kali ini, PM Natano menandatangani 1 komunike berisi penegasan hubungan diplomatik dengan Taiwan; 2 perjanjian kerja sama, yaitu kerja sama kepolisian dan pengamanan garis pantai; dan 1 MOU dengan National Sun Yat-sen University (NSYSU) di bidang kerja sama Pusat Iptek dan Teknologi Maritim. Pencapaian tersebut memperlihatkan Taiwan dan Tuvalu secara aktif terus berupaya untuk mempererat hubungan kerja sama dan saling mendukung, baik di bidang pembangunan berkelanjutan maupun berbagai isu lintas sektor lainnya.
PM Natano juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke Dewan Pertanian (COA), Dewan Urusan Penduduk Asli (CIP), Rumah Sakit Chung Shan Medical University, dan Speedtech Energy Co Ltd, untuk membicarakan kerja sama Taiwan-Tuvalu di masa depan dalam bidang perikanan, kedokteran, dan energi ramah lingkungan.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) mengucapkan terima kasih kepada PM Natano yang secara khusus memimpin delegasi yang terdiri dari pejabat tinggi untuk berkunjung ke Taiwan, dan menyatakan dukungan terhadap hubungan diplomatik dengan Taiwan secara konkret. Taiwan dan Tuvalu sama-sama menjunjung demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia dan supremasi hukum.
PM Natono secara terbuka telah berjanji akan menyuarakan aspirasi masyarakat Taiwan dalam Sidang Umum PBB bulan ini. Taiwan dan Tuvalu akan terus bekerja sama di bidang keamanan maritim, kepolisian, medis, pendidikan dan kebudayaan, energi ramah lingkungan, perubahan iklim, dan keamanan informasi.