30/08/2025

Taiwan Today

Politik

Presiden Tsai Hadiri Pembukaan Dialog Keamanan Taipei 2023

10/11/2023
Dalam pidatonya, Presiden Tsai menyatakan bahwa Taiwan berdiri di garis depan dalam mempertahankan demokrasi, dan terus membela nilai-nilai kebebasan dan demokrasi sambil memperkuat kerja sama dengan negara-negara demokrasi untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional.
Pada tanggal 8 November 2023 Presiden Tsai Ing-wen menghadiri acara pembukaan Dialog Keamanan Taipei (Taipei Security Dialogue) 2023, dan menyampaikan bahwa keamanan Taiwan berkaitan dengan keamanan Indo-Pasifik dan dunia, dan masyarakat Taiwan bertekad melindungi kebebasan dan demokrasi yang telah diperoleh dengan susah payah.
 
Sebagai anggota yang bertanggung jawab dalam komunitas internasional, Taiwan akan terus berupaya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional, sambil memperluas dan memperdalam kemitraan dengan pemangku kepentingan lainnya.
 
Presiden Tsai menegaskan bahwa Taiwan telah membuktikan diri sebagai mitra yang aman dan dapat diandalkan dengan komitmen terhadap demokrasi yang kuat.
  
Di Indo-Pasifik, kegiatan zona abu-abu yang meningkat telah menciptakan ketidakstabilan serius, termasuk intimidasi maritim di Laut China Selatan dan Laut China Timur.
  
Taiwan, secara khusus, menghadapi tantangan meningkatnya serangan terhadap Wilayah Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) dan latihan militer di sekitar Taiwan. Taiwan juga menghadapi koersi ekonomi dan serangan siber secara terus-menerus. Taktik hibrida ini dirancang untuk mengurangi keyakinan masyarakat Taiwan terhadap demokrasi dan menggoyahkan tekad untuk membela diri.
  
Setelah pertemuan puncak di Hiroshima bulan Mei lalu, pemimpin negara-negara G7 merilis komuniké yang menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sebagai hal yang tak terpisahkan dari keamanan dan kemakmuran dalam komunitas internasional. Selain itu, bulan lalu, dalam kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bersama Presiden Joe Biden menyatakan penolakan terhadap perubahan status quo lintas selat secara sepihak. Pernyataan AS dan Australia juga diikuti oleh banyak pemimpin berbagai negara yang turut menyuarakan keprihatinan terhadap keamanan Taiwan.
  
Selain membangun kemampuan tempur, Taiwan juga harus melawan ancaman nonkonvensional, seperti perang kognitif yang dilancarkan oleh rezim otoritarianisme, dalam bentuk misinformasi dan/atau disinformasi, yang berusaha mengeksploitasi dan memperkuat polarisasi dalam masyarakat Taiwan yang bebas dan demokratis.
  
Pada keesokan harinya, Presiden Tsai Ing-wen menerima kunjungan peserta Dialog Keamanan Taipei 2023 yang dipimpin oleh mantan Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Darat Amerika Serikat John Whitley.
 
Dalam pidatonya, Presiden Tsai menyatakan bahwa Taiwan berdiri di garis depan dalam mempertahankan demokrasi, dan terus membela nilai-nilai kebebasan dan demokrasi sambil memperkuat kerja sama dengan negara-negara demokrasi untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional.
  
Taiwan bersedia dan mampu memberikan kontribusi lebih banyak untuk komunitas internasional, dan berharap dapat memfasilitasi pertukaran bilateral yang lebih beragam demi mendorong kerja sama dalam keamanan dan pembangunan Taiwan.
  
Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan terus memperluas kerja sama dengan banyak negara lain melalui Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF). Peserta dari berbagai negara berpartisipasi dalam lokakarya, seminar, dan forum GCTF, untuk mengatasi isu-isu yang menjadi perhatian global.
  
John Whitley menyatakan bahwa pertemuan seperti Dialog Keamanan Taipei adalah kegiatan yang sangat penting. Komunitas pertahanan Amerika Serikat memiliki pemahaman yang sama mengenai tantangan keamanan yang dihadapi kawasan ini, dan ingin mengetahui tentang hal-hal lainnya yang dapat dilakukan bagi komunitas non-pertahanan untuk mengedukasi rekan dan mitra di seluruh dunia tentang tantangan yang ada, dan diperlukannya kemajuan yang berkelanjutan, serta langkah-langkah lainnya yang dapat dilakukan dalam ruang lingkup politik dan militer.
 

Terpopuler

Terbaru