06/04/2026

Taiwan Today

Politik

MOFA Taiwan Sambut Penandatanganan NDAA 2026 oleh Presiden AS Donald Trump

22/12/2025
Kementerian Pertahanan (MND) mengucapkan terima kasih atas lankah konkret pemerintah AS melalui pengesahan undang-undang yang mendukung penguatan kemampuan pertahanan dan operasi militer angkatan bersenjata Taiwan.
Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) menyambut baik penandatanganan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional Tahun Anggaran 2026 (NDAA) oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
 
NDAA 2026 memuat sejumlah ketentuan yang mendukung Taiwan, termasuk penguatan kemampuan dan ketahanan pertahanan Taiwan, peningkatan kerja sama keamanan serta penjagaan garis pantai Taiwan–AS, serta dukungan terhadap partisipasi internasional Taiwan. Undang-undang ini juga menyediakan landasan hukum, sumber daya, dan instrumen kebijakan bagi kerja sama lintas sektor antara Taiwan dan Amerika Serikat, untuk bersama-sama mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan.
 
Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung menyampaikan sambutan hangat atas rampungnya legislasi NDAA 2026 yang mencakup berbagai ketentuan dukungan untuk Taiwan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kongres AS lintas partai atas dukungan kuat dan berkelanjutan terhadap kerja sama keamanan Taiwan-AS serta keamanan Taiwan melalui proses legislasi.
 
Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) menegaskan bahwa sesuai dengan kebijakan nasional secara keseluruhan, akan terus menjaga komunikasi erat dengan Kongres dan lembaga eksekutif AS, serta secara mantap mendorong implementasi berbagai ketentuan pro-Taiwan. Langkah ini ditujukan untuk semakin memperdalam kemitraan persahabatan Taiwan–AS dan memastikan perdamaian, kemakmuran, serta stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
 
Sementara itu, Kementerian Pertahanan (MND) mengucapkan terima kasih atas lankah konkret pemerintah AS melalui pengesahan undang-undang yang mendukung penguatan kemampuan pertahanan dan operasi militer angkatan bersenjata Taiwan.
 
Kementerian Pertahanan (MND) akan terus menyesuaikan langkah dengan dinamika ancaman dan kebutuhan pertahanan operasional, memanfaatkan mekanisme kerja sama keamanan Taiwan–AS yang telah ada untuk menjaga dialog dan pertukaran yang diperlukan, serta secara pragmatis mendorong pembangunan kekuatan dan kesiapan pertahanan untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan kawasan Indo-Pasifik.
 

Terpopuler

Terbaru