Pekan lalu, Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi Taiwan-Amerika Serikat (EPPD) ke-6 telah diselenggarakan di Washington, DC. Pada pagi hari tanggal 3 Februari, Presiden Lai Ching-te menggelar konferensi pers untuk menyampaikan hasil dialog tersebut kepada publik.
Dalam keterangannya, Presiden Lai menjelaskan bahwa putaran EPPD kali ini berfokus pada empat pilar utama, yaitu penyelarasan strategis dalam keamanan rantai pasok, kerja sama di bidang mineral kritis, kerja sama di negara ketiga, serta kerja sama bilateral.
Presiden menegaskan bahwa kerja sama Taiwan-AS selanjutnya akan diarahkan pada tiga strategi utama, antara lain memperkuat keamanan ekonomi, membangun ekonomi berbasis inovasi, serta mewujudkan masa depan yang makmur.
Taiwan tidak hanya memperkuat kerja sama dengan Amerika Serikat, tetapi juga terus memperdalam kemitraan ekonomi dan perdagangan dengan negara-negara lain di seluruh dunia.
Pemerintah akan terus mendorong dua tujuan utama, yaitu memperdalam hubungan ekonomi dan perdagangan Taiwan-AS serta mendiversifikasi kehadiran global Taiwan di bidang teknologi. Upaya ini bertujuan agar industri Taiwan tetap berakar kuat di dalam negeri sekaligus memperluas jangkauan global dan pemasaran internasional. Presiden Lai menyatakan keyakinannya bahwa Taiwan dapat bekerja sama dengan sesama negara demokrasi untuk mengarahkan generasi berikutnya menuju kemakmuran.
Terkait kebijakan tarif baru Amerika Serikat yang diumumkan pada April tahun lalu, Presiden Lai menjelaskan bahwa tim dari Istana Kepresidenan dan Yuan Eksekutif, bersama tim negosiator di garis depan, merespons dinamika tersebut dengan tetap memantau perkembangan secara menyeluruh, mempertimbangkan berbagai aspek, dan mengerahkan upaya maksimal.
Setelah sembilan bulan kerja keras, Taiwan dan Amerika Serikat berhasil menyelesaikan perundingan tarif timbal balik pada bulan lalu, dengan capaian yang memuaskan masyarakat Taiwan serta mendapat apresiasi dari komunitas internasional.
Presiden Lai menegaskan bahwa pencapaian ini tidak semata-mata tercermin dalam penurunan angka tarif. Yang lebih penting, hasil tersebut memastikan bahwa perusahaan-perusahaan Taiwan dapat bersaing secara setara dengan para pesaing utama dunia di kancah ekonomi dan perdagangan internasional.