Menteri Luar Negeri Jepang, Motegi Toshimitsu, menyatakan bahwa Jepang akan semakin memperdalam pertukaran dan kerja sama dengan Taiwan. Hal tersebut dikemukakan oleh Kementerian Luar Negeri Jepang pada 10 Februari 2026 dalam konferensi pers menteri pertama setelah pemilihan anggota DPR.
Motegi Toshimitsu menyampaikan bahwa Taiwan dan Jepang menjunjung nilai-nilai fundamental yang sama, serta memiliki hubungan ekonomi dan pertukaran masyarakat yang erat. Ia menegaskan bahwa Taiwan merupakan mitra yang sangat penting dan sahabat berharga bagi Jepang. Pemerintah Jepang akan berpegang pada posisinya selama ini untuk semakin memperdalam pertukaran dan kerja sama dengan Taiwan. Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung menyambut baik pernyataan tersebut.
Sejak Kabinet PM Takaichi Sanae terbentuk pada Oktober 2025 dan setelah pemilu DPR beberapa waktu lalu, Pemerintah Jepang secara terbuka dan proaktif menyatakan keinginannya untuk mempererat kerja sama dan pertukaran dengan Taiwan. Hal ini secara konkret menunjukkan eratnya persahabatan Taiwan-Jepang serta konsistensi sikap Pemerintah Jepang yang sangat menghargai hubungan persahabatan kedua pihak.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong pada 5 Februari 2026 di Canberra mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul. Dalam pernyataan bersama yang dirilis usai pertemuan, kedua menteri menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, menentang segala upaya perubahan sepihak atas status quo, serta menyerukan agar dialog menggantikan intimidasi maupun penggunaan kekuatan, dan agar sengketa dikelola secara damai melalui dialog. Australia dan Jerman juga menyatakan dukungan terhadap partisipasi Taiwan secara bermakna dalam organisasi internasional.
Australia dan Jerman merupakan mitra sehaluan yang sama-sama menjunjung nilai-nilai demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia, dan supremasi hukum. Menjaga perdamaian di Selat Taiwan serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik telah menjadi konsensus global.
Sebagai anggota komunitas internasional yang tak terpisahkan, Taiwan akan terus berkomitmen membela tatanan internasional berbasis aturan, serta bersama-sama memperkuat perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.