Juru bicara Istana Kepresidenan, Kuo Ya-hui, menyampaikan bahwa Presiden Lai Ching-te atas nama pemerintah dan seluruh rakyat mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Sanae Takaichi yang kembali terpilih untuk menjabat sebagai Perdana Menteri ke-105.
Presiden Lai mendoakan agar kepemimpinan Perdana Menteri Sanae Takaichi dapat berjalan lancar dalam mendorong berbagai kebijakan nasional, membawa negara menuju kemakmuran dan perkembangan yang berkelanjutan. Presiden Lai juga menyatakan harapan agar hubungan Taiwan-Jepang terus terjalin erat dan semakin dalam, meningkatkan kesejahteraan rakyat kedua negara, bersama-sama menghadapi tantangan regional, serta mendorong kemakmuran dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung turut menyampaikan ucapan selamat kepada Perdana Menteri Sanae Takaichi, dan telah menginstruksikan Kantor Perwakilan Taiwan di Jepang untuk menyampaikan ucapan resmi pemerintah kepada PM Sanae Takaichi beserta seluruh anggota kabinetnya.
Perdana Menteri Takaichi dikenal memiliki dukungan publik yang kuat dan secara konsisten menunjukkan dukungan konkret terhadap Taiwan. Saat menjabat sebagai Ketua Dewan Riset Kebijakan LDP, ia memasukkan dukungan terhadap keikutsertaan Taiwan dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai bagian dari platform kampanye parlemen partainya.
Pada tahun 2025, sebelum terpilih sebagai Ketua LDP, ia memimpin delegasi berkunjung ke Taiwan untuk bertemu Presiden Lai Ching-te serta berdialog dengan berbagai tokoh penting. Setelah menjabat sebagai Perdana Menteri, ia segera menegaskan di sejumlah forum internasional penting bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan merupakan hal yang sangat krusial.
Selain itu, pemerintah Jepang secara konsisten menaruh perhatian besar terhadap perkembangan hubungan Taiwan-Jepang yang stabil dan positif. Usai pemilihan umum Majelis Rendah Jepang tahun ini, Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, dalam tanggapannya kepada media menyatakan bahwa pemerintah Jepang akan mempertahankan posisi yang ada dan terus memperdalam pertukaran serta kerja sama dengan Taiwan.
Pada 19 Februari 2026, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi menggelar konferensi pers pertamanya setelah melanjutkan masa jabatan, dan secara terbuka kembali menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sangatlah penting. Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung menyampaikan sambutan positif serta apresiasi atas pernyataan tersebut.