Presiden Lai Ching-te menerima kunjungan Ketua Dewan Konsultatif Anggota Parlemen Jepang-ROC di Istana Kepresidenan, dan menyampaikan harapan untuk memperluas kerja sama bilateral di sektor-sektor industri utama.
Presiden Lai mengucapkan terima kasih kepada Keiji Furuya atas perannya sebagai ketua dewan yang telah bertahun-tahun mendorong pertukaran parlemen bilateral dan menyuarakan dukungan bagi Taiwan dalam berbagai isu penting. Kontribusi Keiji Furuya terhadap hubungan kedua pihak serta perdamaian dan stabilitas regional sangat dihargai oleh masyarakat Taiwan.
Presiden Lai menjelaskan bahwa ancaman otoritarianisme yang terus berkembang dari Tiongkok masih membahayakan Taiwan dan menimbulkan tantangan serius terhadap perdamaian dan stabilitas regional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan parlemen Jepang yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi atas perhatian besar yang diberikan terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dalam berbagai forum global.
Taiwan dan Jepang merupakan mitra dagang utama dengan industri yang saling melengkapi. Menyoroti perkembangan penting di sektor semikonduktor kedua pihak, Presiden Lai berharap Taiwan dan Jepang dapat terus memperdalam kerja sama di sektor strategis seperti kecerdasan buatan, keamanan jaringan, dan energi untuk membangun rantai pasokan yang aman dan andal serta meningkatkan keamanan ekonomi regional dan ketahanan industri.
Presiden Lai juga menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan timbal balik antara Taiwan dan Jepang mencapai 8 juta pada tahun 2025, dan ia berharap angka tersebut dapat melampaui 10 juta pada tahun ini.
Dalam pidato tanggapannya, Keiji Furuya mencontohkan investasi Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. di Jepang. Iaa berharap kedua pihak dapat memperluas kerja sama di sektor generasi berikutnya seperti energi hijau, keamanan energi, serta penguatan rantai pasokan.
Menghadapi tantangan yang semakin kompleks di Selat Taiwan, Keiji Furuya menegaskan bahwa Jepang akan terus meningkatkan kerja sama dengan mitra sehaluan untuk melindungi Taiwan dan demokrasi serta memastikan perdamaian dan keamanan lintas selat.