Presiden Lai Ching-te menyatakan bahwa Taiwan berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitra-mitra sehaluan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional, sekaligus mendorong kemakmuran dan pembangunan global, Selasa, 17 Maret 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Lai saat menerima kunjungan mantan Presiden Polandia Lech Wałęsa di Istana Kepresidenan. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap Lech Wałęsa sebagai peraih Hadiah Nobel serta presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Polandia setelah negara tersebut menjalani proses demokratisasi.
Presiden Lai menuturkan bahwa Taiwan dan Polandia memiliki pengalaman serupa dalam bertransisi dari pemerintahan otoriter menuju demokrasi. Kedua negara memahami bahwa menjaga demokrasi merupakan tugas berkelanjutan yang harus diwariskan dari generasi ke generasi.
Presiden Lai juga menyampaikan bahwa tahun ini menandai peringatan 30 tahun pemilihan presiden langsung pertama di Taiwan. Tak lama setelah pemilu pertama tersebut, Lech Wałęsa melakukan kunjungan perdana ke Taiwan dan menyampaikan pidato di Yuan Legislatif sebagai bentuk dukungan dan dorongan bagi rakyat Taiwan. Lech Wałęsa telah beberapa kali mengunjungi Taiwan sejak saat itu untuk menyaksikan proses demokratisasi di Taiwan.
Lebih lanjut, Presiden Lai menegaskan tekad Taiwan untuk terus menjadi kekuatan positif di dunia. Di tengah tantangan seperti perubahan geopolitik yang cepat dan tekanan zona abu-abu, negara-negara sehaluan perlu bekerja sama untuk menjaga perdamaian regional dan memajukan kemakmuran global. Ia menambahkan bahwa Taiwan akan terus memperkuat kerja sama dengan Polandia dalam bidang perlindungan demokrasi, ketahanan sosial, keamanan rantai pasok, serta pengembangan ekonomi, perdagangan, dan teknologi.
Menanggapi hal tersebut, Lech Wałęsa menyatakan bahwa negara-negara di era saat ini harus bersama-sama mengejar perdamaian dan kemakmuran melalui dialog dan pertukaran yang berkelanjutan. Ia juga menyinggung bahwa dirinya telah berulang kali menyerukan kepada Tiongkok agar tidak mengambil tindakan yang tidak semestinya terhadap Taiwan. Lech Wałęsa menegaskan akan terus berdiri bersama Taiwan dan menegaskan bahwa masa depan Taiwan harus ditentukan oleh rakyat Taiwan sendiri.