Wakil Menteri Luar Negeri Chen Ming-chi menyatakan bahwa Taiwan berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan penangkalan terhadap serangan dengan memperkuat pertahanan nasional serta meningkatkan kerja sama dengan mitra-mitra sehaluan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wamenlu Chen Ming-chi dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis Wall Street Journal, dan telah dipublikasikan pada 22 Maret 2026.
Chen Ming-chi menjelaskan Amerika Serikat telah mengadopsi strategi “lebih sedikit berbicara, lebih banyak bertindak” di kawasan Indo-Pasifik. Dukungan AS terhadap Taiwan bersifat berkelanjutan dan nyata, di samping itu AS juga terus mendukung Taiwan melalui langkah-langkah konkret sambil menghindari eskalasi ketegangan regional.
Selain menyoroti bahwa Taiwan dan AS memiliki kepentingan strategis yang sama, Chen Ming-chi mengatakan bahwa Taiwan tengah meningkatkan kemampuan penangkalan terhadap serangan serta memperluas kerja sama dengan mitra-mitra sehaluan. Rantai pulau pertama secara bertahap bertransformasi dari sekadar konsep geografis menjadi kerangka kerja sama keamanan.
Chen Ming-chi menambahkan bahwa meningkatnya hubungan antara Taiwan, Jepang, Filipina, dan negara-negara lainnya menunjukkan betapa sulitnya bagi negara mana pun untuk tidak terlibat dalam krisis regional.
Chen Ming-chi juga menyampaikan bahwa Strategi Keamanan Nasional AS menempatkan prioritas pada pencegahan di Selat Taiwan, yang menegaskan pentingnya Taiwan dalam pendekatan global pemerintah AS. Taiwan akan terus memperkuat kapabilitasnya serta mempererat kerja sama internasional, sejalan dengan prinsip tanggung jawab bersama yang ditekankan oleh Amerika Serikat.