Presiden Lai Ching-te mengucapkan terima kasih kepada Kongres Amerika Serikat atas dukungan terhadap anggaran pertahanan khusus Taiwan, serta mendesak parlemen untuk meloloskan rancangan undang-undang tersebut demi menunjukkan komitmen Taiwan dalam memperkuat kemampuan pertahanan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Lai saat menerima kunjungan delegasi lintas partai Senat AS yang dipimpin bersama oleh Jeanne Shaheen dan John Curtis, anggota Komisi Hubungan Luar Negeri, pada 30 Maret di Taipei.
Presiden Lai juga menyampaikan apresiasi kepada AS atas komitmen untuk melanjutkan penjualan senjata kepada Taiwan sesuai dengan Undang-Undang Hubungan Taiwan (TRA) dan Enam Jaminan.
Strategi Keamanan Nasional terbaru AS menyatakan bahwa Taiwan merupakan kunci bagi perdamaian dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik. Hanya kekuatan yang dapat membawa perdamaian. Kebijakan keamanan Taiwan berfokus pada penguatan kemampuan pertahanan, pendalaman kerja sama dengan mitra sehaluan seperti AS, serta menjaga perdamaian dan stabilitas lintas selat.
Presiden Lai menyebutkan bahwa anggaran pertahanan nasional tahun ini akan melampaui 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) Taiwan. Rancangan anggaran pertahanan khusus senilai USD 40 miliar bertujuan membangun sistem pertahanan rudal T-Dome, mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam sistem pertahanan nasional, mengembangkan industri dalam negeri terkait, serta mendorong kemandirian pertahanan. Kementerian Pertahanan Nasional (MND) juga telah membahas pengadaan militer dengan AS, dan bahwa rancangan undang-undang tersebut akan membantu mengintegrasikan kerja sama Taiwan-AS di bidang kecerdasan buatan dan pertahanan nasional.
Presiden Lai menyoroti bahwa tahun ini menandai peringatan 30 tahun pemilihan presiden pertama Taiwan serta 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Taiwan menghargai persahabatan bilateral dan berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai bersama seperti kebebasan, demokrasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Jeanne Shaheen dalam tanggapannya mengatakan bahwa kunjungan kali ini bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen kuat Kongres AS terhadap Taiwan serta perdamaian dan stabilitas lintas Selat berdasarkan TRA. Ia menambahkan bahwa para anggota delegasi tidak hanya menaruh perhatian besar pada kerja sama keamanan, tetapi juga perdagangan bilateral dan pertukaran antar masyarakat, serta berharap kedua pihak akan terus memperdalam kemitraan.
John Curtis menyatakan bahwa stabilitas dan keamanan Taiwan sangat penting bagi AS. Ia memuji pencapaian Taiwan dalam memperkuat pertahanan nasional, ketahanan seluruh lapisan masyarakat, serta keamanan energi, termasuk upaya pemerintah dalam mendorong anggaran pertahanan khusus.
Usai pertemuan, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung menggelar jamuan makan siang untuk menyambut para anggota delegasi, sekaligus menyerukan dukungan dalam menyelesaikan isu pajak berganda antara Taiwan dan Amerika Serikat.