Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung menegaskan bahwa Taiwan berkomitmen untuk mempertahankan status quo di Selat Taiwan serta menghindari eskalasi ketegangan di kawasan tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wamenlu Wu Chih-chung dalam wawancara eksklusif dengan Swiss Radio and Television (SRF) saat membahas nilai-nilai demokrasi dan keamanan regional. Ia menyebutkan bahwa di tengah perang kognitif dan ancaman militer yang dilancarkan Tiongkok, penguatan pertahanan bertujuan untuk melindungi kedaulatan nasional tanpa memicu provokasi.
Wu Chihc-hung juga menekankan bahwa meskipun menghadapi tekanan dari Tiongkok, Taiwan tetap menjalin hubungan substantif dengan berbagai negara, termasuk kerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dalam menjaga keamanan. Selain itu, posisi Taiwan dalam industri semikonduktor global menjadikan stabilitas lintas Selat Taiwan sangat penting bagi keamanan dan perekonomian dunia.
Menurut Wu Chih-chung, jika konflik terjadi di Selat Taiwan, dampaknya akan sangat besar dan bersifat jangka panjang terhadap sistem demokrasi serta rantai pasok global.