Presiden Lai Ching-te menghadiri resepsi kenegaraan di Kerajaan Eswatini, bertemu dengan Ibu Suri Ratu Ntombi Tfwala, dan mengunjungi fasilitas International Convention Centre yang baru selesai dibangun, Minggu, 3 Mei 2026.
Ketika bertemu dengan Ibu Suri, Presiden Lai menyampaikan bahwa kunjungan ini memberi pemahaman yang lebih mendalam mengenai lanskap dan budaya negara tersebut. Presiden Lai juga menyoroti bahwa sudah sepuluh tahun berselang sejak kunjungan terakhir Ibu Suri ke Taiwan, seraya menyampaikan undangan hangat agar beliau kembali berkunjung.
Dalam kunjungan ini, Presiden Lai meninjau fasilitas International Convention Centre yang baru diresmikan di Lembah Ezulwini oleh Presiden Lai, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung, Raja Eswatini Mswati III, serta jajaran anggota kabinet Eswatini.
Dalam jamuan kenegaraan yang diselenggarakan oleh Raja Mswati III di pusat konvensi tersebut, Presiden Lai menyampaikan bahwa ia dan Raja Mswati III telah menandatangani komunike bersama, sementara Menlu Lin Chia-lung bersama Pholile Shakantu telah menandatangani perjanjian pengaturan kepabeanan untuk memfasilitasi kerja sama bilateral lebih lanjut.
Eswatini telah mencapai kemajuan signifikan di bawah kepemimpinan Raja Mswati III selama 40 tahun terakhir, dan Presiden Lai berharap kedua pihak dapat meningkatkan kerja sama demi kemakmuran kedua negara. Presiden Lai mengucapkan terima kasih kepada Raja Mswati III atas dukungan terhadap Taiwan yang disampaikan dalam berbagai forum internasional.
Sebagai tanggapan, Raja Mswati III menyatakan bahwa meskipun Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan prinsip “tidak meninggalkan siapa pun”, Taiwan masih dimarginalkan dari organisasi tersebut. Ia mendesak PBB untuk mempertimbangkan partisipasi Taiwan sebagai katalis bagi kontribusi positif terhadap pembangunan global.
Raja Mswati III juga mengucapkan terima kasih kepada Taiwan atas bantuan dalam pembangunan infrastruktur Eswatini, termasuk di sektor pertanian, jaringan listrik, dan sistem pasokan air, serta atas dukungan dalam pembangunan fasilitas pusat konvensi internasional yang baru.
Lebih lanjut, Raja Mswati III mengungkapkan harapan agar Taiwan dapat memperkenalkan industri manufaktur berteknologi tinggi, semikonduktor, dan pariwisata di negaranya untuk memperdalam kemitraan bilateral di sektor-sektor kompetitif secara global, yang menjadi keunggulan Taiwan.