Presiden Lai Ching-te dengan didampingi oleh Wakil Presiden Hsiao Bi-khim melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Paraguay Santiago Peña Palacios di Istana Kepresidenan. Presiden Lai Ching-te menyatakan bahwa Taiwan berkomitmen untuk memperdalam kerja sama dengan Paraguay dengan menjadikan demokrasi, perdamaian, dan kemakmuran sebagai jalan untuk terhubung dengan dunia serta bersama-sama memberikan kontribusi lebih besar bagi komunitas internasional.
Presiden Lai mengatakan bahwa Taiwan dan Paraguay telah menjalin hubungan diplomatik selama lebih dari 60 tahun. Kedua negara bersama-sama menjaga nilai kebebasan dan demokrasi serta menjalin kerja sama erat di berbagai bidang, termasuk layanan kesehatan cerdas, transformasi industri, dan pemberdayaan perempuan.
Presiden Lai menambahkan bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara juga sangat erat. Paraguay merupakan sumber impor daging sapi terbesar kedua bagi Taiwan dan pasar ekspor utama daging babi Paraguay pada tahun lalu. Selain itu, Presiden Lai mengumumkan bahwa Taiwan akan secara resmi membuka pasar bagi impor produk unggas dari Paraguay.
Dalam pertemuan ini, Presiden Lai dan Presiden Santiago Peña juga akan menyaksikan penandatanganan Perjanjian Bantuan Timbal Balik dalam Bidang Peradilan Pidana, Nota Kesepahaman Kerja Sama Keamanan Siber, serta Nota Kesepahaman Proyek Investasi Infrastruktur AI Berdaulat dan Komputasi. Presidena Lai menegaskan bahwa di tengah tantangan ekspansi otoritarianisme yang dihadapi kedua negara, serta posisi penting mereka dalam rantai nilai demokrasi global, penguatan kerja sama dan langkah maju bersama menjadi semakin penting.
Presiden Santiago Peña menegaskan dukungan kuat Paraguay terhadap partisipasi Taiwan dalam sistem multilateral internasional. Ia menyerukan komunitas internasional untuk mengakui hak rakyat Taiwan atas penentuan nasib sendiri dan kembali menegaskan bahwa memarginalisasi Taiwan dari platform dan sistem penting seperti PBB merupakan sebuah ketidakadilan yang juga melemahkan legitimasi organisasi-organisasi tersebut.
Presiden Santiago Peña juga mengecam latihan militer Tiongkok di sekitar Taiwan serta meningkatnya koersi ekonomi terhadap Taiwan. Taiwan memiliki hak untuk menjalin hubungan secara bebas dengan negara lain dan tidak seharusnya menjadi sasaran campur tangan yang tidak pantas dengan tujuan untuk mengisolasi Taiwan.
Presiden Santiago Peña mengucapkan terima kasih kepada Presiden Lai atas pembukaan pasar Taiwan bagi produk unggas Paraguay serta berharap hubungan perdagangan bilateral dapat terus diperluas dan didiversifikasi.
Usai pertemuan, Presiden Lai menggelar jamuan kenegaraan dan menganugerahkan bintang jasa “Order of Brilliant Jade with Grand Cordon” kepada Presiden Peña sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam memperdalam hubungan Taiwan-Paraguay.