14/05/2026

Taiwan Today

Politik

Taiwan Selenggarakan Lokakarya Kecerdasan Buatan GCTF di Eropa

12/05/2026
Taiwan Selenggarakan Lokakarya Kecerdasan Buatan GCTF di Eropa
Lokakarya GCTF bertajuk “AI and the Future of Work” telah diselenggarakan pada 4 hingga 5 Mei di Pontifical Gregorian University oleh Kedutaan Besar ROC (Taiwan) untuk Takhta Suci bersama Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Takhta Suci. Kegiatan ini merupakan lokakarya GCTF pertama yang digelar di Vatikan dan diikuti lebih dari 200 peserta, termasuk perwakilan dari OpenAI, Microsoft, Google DeepMind dan United Nations Development Programme.
 
Kementerian Luar Negeri (MOFA) menjelaskan kegiatan tersebut digelar sebagai tanggapan atas perhatian yang disampaikan Paus Leo XIV mengenai etika AI, sekaligus menegaskan visi Presiden Lai Ching-te terkait pengembangan AI yang berlandaskan kerangka etis dan kerja sama internasional. MOFA menambahkan bahwa lokakarya itu juga menunjukkan keterlibatan Taiwan dalam diplomasi berbasis nilai melalui kontribusi para ahli dan profesional.
 
Duta Besar Ho Chung-yi mengatakan bahwa Taiwan secara aktif mendorong dialog multilateral di antara berbagai pemangku kepentingan mengenai pengembangan AI dan inovasi teknologi dalam kerangka etika. Duta Besar Amerika Serikat Brian Burch menekankan bahwa tantangan dan peluang yang muncul seiring perkembangan AI memerlukan dialog lintas disiplin dan kerja sama internasional.
 
Dalam pidato utamanya, Suster Raffaella Petrini menyerukan pembentukan kemitraan manusia dan mesin yang didasarkan pada akuntabilitas dan pendidikan.
 
Lokakarya serupa juga diselenggarakan pada 7-8 Mei di Bern oleh kantor perwakilan Taiwan dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Swiss untuk membahas tren dan peluang pengembangan AI, sekaligus mencari konsensus mengenai manajemen risiko.
 
Kepala kantor perwakilan Taiwan di Swiss Wang Szu-wei mengatakan bahwa AI sedang membentuk ulang cara masyarakat belajar, bekerja, dan menjalankan pemerintahan. Ia menyerukan agar negara-negara di seluruh dunia memperkuat pembangunan kapasitas dan mempromosikan kerja sama lintas disiplin dengan pendekatan yang berpusat pada manusia. Taiwan siap bekerja sama dengan komunitas internasional untuk memajukan kemakmuran dan stabilitas di era digital.
 
Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyebutkan bahwa kegiatan di Bern berfokus pada ketahanan rantai pasokan, keamanan siber, dan penerapan AI di bidang layanan kesehatan. Acara tersebut melibatkan lebih dari 80 pakar dan pejabat dari Taiwan, Australia, Kanada, Jepang, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat.
 
 

Terpopuler

Terbaru