19/06/2026

Taiwan Today

Politik

Uni Eropa dan Empat Negara Tegaskan Pentingnya Perdamaian dan Stabilitas Selat Taiwan

16/06/2026
Uni Eropa dan Empat Negara Tegaskan Pentingnya Perdamaian dan Stabilitas Selat Taiwan
Kementerian Luar Negeri (MOFA) mengucapkan terima kasih atas pernyataan terbaru yang dikeluarkan oleh para pejabat senior dari Australia, Jerman, Korea Selatan, Inggris, dan Uni Eropa yang kembali menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.
 
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul dan Menteri Pertahanan Boris Pistorius mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Pertahanan Richard Marles, dalam Konsultasi Menteri 2+2 Australia-Jerman yang berlangsung di Berlin pada 8 Juni.
 
Dalam pernyataan bersama, para pejabat tersebut juga menegaskan penolakan mereka terhadap setiap upaya perubahan status quo secara sepihak melalui penggunaan kekerasan atau paksaan. Mereka menegaskan kembali bahwa perbedaan harus dikelola melalui dialog serta menyatakan dukungan terhadap partisipasi bermakna Taiwan dalam organisasi internasional.
 
Dua hari kemudian, Marles dan Wong diterima oleh Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper serta Menteri Pertahanan John Healey dalam Konsultasi Menteri Australia-Inggris yang berlangsung di London. Pertemuan tersebut juga menghasilkan pernyataan bersama yang dirilis pada hari yang sama.
 
Dalam pernyataan tersebut, kedua negara menyampaikan sikap yang sejalan terkait situasi lintas selat, menyatakan keprihatinan atas latihan militer Tiongkok yang dinilai mengganggu stabilitas di sekitar Taiwan, serta menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam hubungan dengan Taiwan di bidang ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan.
 
Pada hari yang sama di Brussel, Presiden Dewan Eropa António Costa, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengeluarkan pernyataan bersama setelah berlangsungnya KTT Uni Eropa-Republik Korea.
 
Ketiga pemimpin tersebut menegaskan kembali dukungan terhadap kebebasan bernavigasi dan penerbangan, termasuk di Laut Tiongkok Selatan; menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan; serta menolak segala upaya sepihak untuk mengubah status quo di kawasan Indo-Pasifik.
 
MOFA menyatakan bahwa pernyataan-pernyataan ini mencerminkan adanya konsensus global mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.  Taiwan akan terus bekerja sama dengan para mitra sehaluan untuk membela kebebasan, demokrasi, dan tatanan internasional berbasis aturan.
 

Terpopuler

Terbaru