21/06/2026

Taiwan Today

Politik

Istana Kepresidenan Sampaikan Apresiasi kepada Pemimpin G7 atas Dukungan terhadap Perdamaian dan Stabilitas Selat Taiwan

18/06/2026
Istana Kepresidenan Sampaikan Apresiasi kepada Pemimpin G7 atas Dukungan terhadap Perdamaian dan Stabilitas Selat Taiwan
Istana Kepresidenan mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin G7 atas pernyataan bersama yang menegaskan pentingnya kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka serta berlandaskan supremasi hukum, sekaligus menolak segala upaya sepihak untuk mengubah status quo di Laut Tiongkok Timur, Laut Tiongkok Selatan, dan Selat Taiwan melalui penggunaan kekuatan maupun paksaan.
 
Juru Bicara Istana Kepresidenan, Kuo Ya-hui, pada 17 Juni menyatakan bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan serta kawasan sekitarnya merupakan konsensus utama masyarakat internasional dan berkaitan erat dengan kepentingan inti bersama dunia.
 
Istana Kepresidenan menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemimpin G7 yang kembali menunjukkan dukungan nyata terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Selat Taiwan melalui tindakan konkret.
 
Kuo Ya-hui menegaskan bahwa Taiwan berada di garis depan pertahanan demokrasi dan sekaligus merupakan pilar penting dalam keamanan rantai pasok global. Sebagai anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab, Taiwan akan terus bekerja sama dengan mitra-mitra demokrasi yang memiliki nilai sejalan untuk memperkuat kemampuan pertahanan, ketahanan rantai pasok, serta ketahanan ekonomi. Upaya tersebut dilakukan demi melindungi nilai-nilai demokrasi dan kebebasan yang dijunjung bersama, sekaligus mendorong perdamaian, kemakmuran, dan pembangunan regional maupun global.
 
KTT G7 tahun 2026 diselenggarakan di Evian, Prancis, pada 15 hingga 17 Juni. Setelah pertemuan tersebut, para pemimpin G7 mengeluarkan G7 Leaders’ Statement on Geopolitical Issues yang menekankan pentingnya membangun kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan berlandaskan hukum.
 
Pernyataan ini juga menegaskan kembali penolakan tegas terhadap segala upaya untuk mengubah status quo di Laut Tiongkok Timur, Laut Tiongkok Selatan, maupun Selat Taiwan melalui penggunaan kekuatan, paksaan, atau tindakan sepihak lainnya, serta menekankan bahwa berbagai isu tersebut harus diselesaikan secara damai melalui dialog.
 
Sebagai negara demokratis yang bertanggung jawab di kawasan Indo-Pasifik, ROC (Taiwan) akan terus memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota G7 dan mitra global sehaluan untuk bersama-sama menjaga tatanan internasional berbasis aturan serta berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.
 

Terpopuler

Terbaru