09/08/2026

Taiwan Today

Politik

Tokoh-Tokoh Politik Dunia Nyatakan Dukungan untuk Taiwan dalam Ketagalan Forum 2026

07/08/2026
Forum tahunan yang memasuki penyelenggaraan ke-10 ini diselenggarakan bersama oleh Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Taiwan Institute of Economic Research (TIER), serta dihadiri oleh para tokoh politik, anggota parlemen, dan pakar dari berbagai negara.
Ketagalan Forum 2026 digelar pada 4 Agustus di Taipei dengan menghadirkan peserta dari berbagai negara untuk membahas upaya menghadapi tantangan global melalui penguatan ketahanan demokrasi, kerja sama keamanan di kawasan Indo-Pasifik, serta pengembangan rantai pasok non-merah.
 
Forum tahunan yang memasuki penyelenggaraan ke-10 ini diselenggarakan bersama oleh Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Taiwan Institute of Economic Research (TIER), serta dihadiri oleh para tokoh politik, anggota parlemen, dan pakar dari berbagai negara.
 
Presiden Lai Ching-te dalam pidatonya menegaskan bahwa Taiwan akan terus menjaga nilai-nilai kebebasan dan demokrasi, memelihara perdamaian serta stabilitas regional, sekaligus mendorong kemakmuran global. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memajukan diplomasi yang terintegrasi dan bernilai tambah untuk membangun pertahanan yang kuat dalam menghadapi agresi Tiongkok.
 
MOFA menambahkan bahwa dalam kesempatan tersebut Presiden Lai juga menerima sebuah pernyataan dari Inter-Parliamentary Alliance on China (IPAC) yang menyerukan negara-negara demokrasi untuk bersama-sama merespons Undang-Undang Promosi Persatuan dan Kemajuan Etnis yang diluncurkan Tiongkok serta berbagai tantangan yang ditimbulkan oleh tindakan represi lintas negara yang dilakukan Beijing.
 
Dalam sambutannya pada jamuan makan siang, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim turut menyerukan persatuan negara-negara demokrasi dalam menghadapi ekspansionisme rezim otoriter.
 
Dalam pidato yang disampaikan para pembicara utama, Perdana Menteri Eswatini Russell Dlamini menekankan eratnya hubungan jangka panjang antara negaranya dengan Taiwan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Michael McCaul menyoroti pentingnya Taiwan Relations Act. Mantan Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland menyampaikan penolakannya terhadap Undang-Undang Promosi Persatuan dan Kemajuan Etnis Tiongkok, sementara mantan Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin memberikan penghormatan kepada rakyat Taiwan atas komitmen mereka dalam mempertahankan nilai-nilai bersama.
 
Forum ini juga menghadirkan tiga sesi diskusi panel yang diikuti oleh sejumlah tokoh politik, baik mantan maupun yang masih menjabat, dari Kanada, Jepang, Polandia, Slovakia, dan Amerika Serikat.

Terpopuler

Terbaru