Wakil Menteri Luar Negeri Chen Ming-chi menerima kunjungan delegasi akademisi Jepang untuk membahas berbagai isu, termasuk hubungan lintas selat, hubungan Taiwan-Jepang, serta perkembangan geopolitik.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) menjelaskan delegasi tersebut dipimpin oleh Yasuhiro Matsuda, profesor di Institute for Advanced Studies on Asia, University of Tokyo, dan terdiri dari delapan pakar lainnya dari sejumlah universitas terkemuka di Jepang.
Chen Ming-chi menyampaikan Tiongkok telah meningkatkan tekanan terhadap Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, antara lain melalui pemanfaatan instrumen administratif dan wilayah informasi penerbangan (FIR). Meski menghadapi berbagai tantangan, Taiwan terus menerapkan pendekatan Diplomasi Komprehensif untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara lain.
Di samping itu, upaya memperkuat hubungan perdagangan dengan negara-negara sehaluan melalui Proyek Kesejahteraan Negara Sahabat Diplomatik serta Global Cooperation and Training Framework (GCTF) juga tidak kalah penting. Upaya Taiwan untuk bergabung dengan CPTPP agar dapat berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan juga merupakan hal yang sangat penting.
Mengingat tingginya sifat komplementer antara lima sektor industri tepercaya dan 13 industri strategis Taiwan dengan 17 sektor strategis Jepang yang ditetapkan Perdana Menteri Sanae Takaichi, Chen Ming-chi berharap kedua pihak dapat memperluas pembahasan kebijakan dan pertukaran kerja sama di berbagai bidang, seperti semikonduktor, drone, keamanan ekonomi, kerja sama industri, serta isu-isu multilateral.
Chen Ming-chi mengatakan Jepang merupakan anggota GCTF dan CPTPP serta memiliki pengaruh besar di kawasan. Karena itu, Taiwan menyambut baik peran Jepang yang lebih proaktif dalam urusan Indo-Pasifik dan menyerukan agar Jepang terus mendukung perluasan partisipasi Taiwan dalam berbagai forum dan kegiatan internasional.
Menanggapi hal tersebut, Yasuhiro Matsuda mengucapkan terima kasih kepada Chen Ming-chi atas sambutan yang diberikan. Ia mengatakan kunjungan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para delegasi untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai hubungan lintas selat, hubungan Taiwan-Jepang, serta kebijakan diplomasi Taiwan.