Presiden Lai Ching-te menyatakan harapannya untuk meningkatkan hubungan Taiwan dan Kanada di berbagai bidang, termasuk industri kedirgantaraan, kecerdasan buatan (AI), mineral penting, energi terbarukan, semikonduktor, serta keamanan rantai pasok.
Presiden Lai menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan delegasi yang dipimpin Yves-François Blanchet, ketua Partai Bloc Québécois Kanada, di Istana Kepresidenan pada 8 September.
Delegasi tersebut terdiri dari anggota Parlemen Kanada Christine Normandin, Patrick Bonin dan Sébastien Lemire, serta Marie-Louise Hannan, kepala Kantor Perdagangan Kanada di Taipei.
Dalam sambutannya, Presiden Lai mengatakan kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertama Yves-François Blanchet ke Taiwan sekaligus pertama kalinya perwakilan partai tersebut mengunjungi Taiwan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Bloc Québécois di Parlemen Kanada yang pada November 2024 mengusulkan mosi untuk menentang distorsi Tiongkok terhadap Resolusi 2758 PBB.
Presiden Lai juga mengucapkan terima kasih kepada Yves-François Blanchet yang secara terbuka mendesak pemerintah Kanada pada Februari tahun ini untuk mempercepat penandatanganan Pengaturan Kerangka Kerja Sama Perdagangan (TCFA) dengan Taiwan.
Lebih lanjut, Presiden Lai menekankan bahwa Taiwan memiliki industri semikonduktor dan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) paling maju di dunia, sementara Quebec merupakan salah satu pusat utama industri kedirgantaraan dan Montreal merupakan pusat penelitian AI internasional.
Aerospace Industrial Development Corp. (AIDC), yang berkantor pusat di Taichung, telah bekerja sama dengan Bombardier Inc. di Montreal selama lebih dari 20 tahun. Presiden Lai berharap kerja sama erat antara Taiwan dan provinsi Kanada tersebut dapat terus berlanjut.
Menanggapi hal tersebut, Yves-François Blanchet mengatakan Taiwan memiliki hak untuk berpartisipasi dalam organisasi internasional dan perjanjian perdagangan utama, seperti Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta CPTPP.
Pemimpin Bloc Québécois tersebut menyoroti perekonomian Taiwan yang dinamis serta peran pentingnya dalam rantai pasok dan kemakmuran global. Ia menegaskan bahwa Bloc Québécois akan terus menyuarakan dukungan bagi Taiwan di Parlemen Kanada dan mendesak pemerintah Kanada untuk menandatangani TCFA dengan Taiwan.