Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung menghadiri perayaan Hari Kreol (Creole Day) yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Saint Lucia untuk Republik China (Taiwan) di Taipei pada 25 Oktober.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyatakan bahwa Hari Kreol, yang juga dikenal sebagai Jounen Kwéyòl, diperingati setiap tahun pada hari Minggu terakhir bulan Oktober. Perayaan ini bertujuan mempromosikan tarian, musik, bahasa, dan budaya tradisional Kreol yang memadukan unsur-unsur budaya Afrika, masyarakat adat Karibia, serta kolonial Eropa.
Wu Chih-chung mengatakan bahwa Taiwan dan Saint Lucia sama-sama menjunjung tinggi keberagaman dan kehidupan masyarakat multikultural. Ia berharap pertukaran di bidang festival dan kuliner dapat semakin diperdalam untuk meningkatkan saling pengertian antara kedua pihak.
Sementara itu, Duta Besar Saint Lucia, Robert K. Lewis, menegaskan bahwa pelestarian dan pewarisan budaya Kreol sangat penting untuk menjaga warisan budaya Saint Lucia. Dalam kesempatan ini ia juga menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah Saint Lucia atas kerusakan yang ditimbulkan oleh Topan Champi baru-baru ini.
MOFA menambahkan bahwa Taiwan berkomitmen memperkuat kerja sama dengan mitra Karibianya tersebut di bidang pertanian, pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi, serta kesehatan masyarakat.