Taiwan menempati peringkat ke-4 global dan peringkat ke-2 Asia sebagai tujuan paling aman untuk berinvestasi menurut laporan Business Environment Risk Intelligence (BERI), dan memperoleh total nilai sebesar 67 poin di bidang Rekomendasi Kesempatan Pemerolehan Keuntungan (Profit Opportunity Recommendation, POR). Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian Perekonomian (MOEA) pada tanggal 25 Desember 2018.
Taiwan mengalami penurunan satu peringkat dari laporan periode sebelumnya yang dikeluarkan pada bulan Agustus 2018. Di laporan kali ini, Taiwan menempati urutan ke-4 dari 50 negara, sedangkan peringkat tiga teratas ditempati oleh Swiss, Norwegia dan Singapura.
BERI menggunakan 3 indikator utama untuk melakukan evaluasi terhadap risiko berinvestasi: yaitu risiko operasional (operations risk), risiko politik (political risk) serta faktor nilai tukar dan repatriasi (remittance and repatriation factor).
Secara keseluruhan, Taiwan mendapatkan penilaian (rating) 1B, yang artinya para investor disarankan untuk melakukan investasi jangka panjang di bursa saham Taiwan.
Pada indikator operasional, Taiwan menduduki posisi 5 dunia dan posisi pertama di Asia, tetapi menduduki posisi 15 dunia dan posisi 7 Asia untuk risiko politik.
BERI memprediksi bahwa hasil pemilihan kepala dan wakil daerah pada 24 November yang lalu, dapat memberi dampak pada kebijakan domestik, dan peringkat Taiwan tahun depan dapat merosot ke posisi 17 dunia untuk indikator situasi politik.
BERI juga meramalkan pada tahun 2019, peringkat Taiwan sebagai tujuan investasi paling aman peringkat 4 bisa turun ke posisi 5 dengan perolehan POR sebesar 65 poin. Pada tahun 2023, nilai yang diperoleh Taiwan dapat naik menjadi 68 poin namun tetap pada posisi ke-5.