19/04/2026

Taiwan Today

Ekonomi

Taiwan Tuturkan Kisah Sukses Penanganan Wabah dalam Rapat APEC Tingkat Menteri

27/07/2020
Deng Chen-chung menjelaskan bahwa di tengah wabah yang sedang melanda saat ini, Taiwan masih dapat mempertahankan pertumbuhan GDP sebesar 1,6%, tanpa melakukan karantina kewilayahan (lockdown), tidak terjadi penularan dalam komunitas (community transmission), tatanan sosial tidak terganggu, dan masih dapat menyalurkan bantuan kepada negara-negara lain. (Foto oleh CNA)
Pada tanggal 25 Juli 2020 Menteri tanpa Portofolio, Deng Chen-chung, menghadiri  pertemuan Kerja Sama Ekonomi Negara Asia Pasifik (APEC) tingkat menteri perdagangan via telekonferensi, untuk membahas perlindungan terhadap mekanisme pasar bebas yang terbuka dan investasi perdagangan.
 
Dalam rapat tersebut, Deng Chen-chung membagikan pengalaman sukses Taiwan di bidang penanganan wabah, serta menyatakan kesediaan Taiwan untuk bekerja sama dengan negara-negara lain dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.      
 
Deng Chen-chung menjelaskan bahwa di tengah wabah yang sedang melanda saat ini, Taiwan masih dapat mempertahankan pertumbuhan GDP sebesar 1,6%, tanpa melakukan karantina kewilayahan (lockdown), tidak terjadi penularan dalam komunitas (community transmission), tatanan sosial tidak terganggu, dan masih dapat menyalurkan bantuan kepada negara-negara lain.       
 
Mewakili masyarakat Taiwan, Deng Chen-chung menyampaikan imbauan agar negara-negara anggota APEC menjaga penyaluran dan ketersediaan barang-barang kebutuhan primer; pembatasan perdagangan harus dilakukan dalam ruang lingkup tertentu, dengan menjaga transparansi hukum, tidak diskriminatif, dan hanya bersifat sementara sesuai ketentuan WTO; mendorong kemudahan distribusi barang dan jasa serta lalu-lintas manusia; penurunan pajak harus dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara hak dan kewajiban; serta meningkatkan penelitian dan pengembangan, untuk mendorong  ketersediaan pasokan yang kokoh dan tidak terputus. Hal-hal tersebut di atas harus dilakukan dengan memprioritaskan prinsip mengutamakan kesehatan masyarakat.
 
Beberapa kesimpulan yang berhasil disepakati dalam pertemuan APEC kali ini di antaranya adalah dukungan terhadap mekanisme pasar dan investasi yang bebas, terbuka, adil, tidak diskriminatif, transparan, terprediksi, dan stabil, untuk mendorong revitalisasi perekonomian; meningkatkan pengoperasian WTO; langkah penanganan wabah harus sesuai dengan ketentuan WTO; mendirikan platform digital untuk saling berbagi langkah penanganan wabah sesegera mungkin; mengambil langkah antisipasi untuk meredam dampak wabah terhadap negara berkembang, dan UKM; mendorong kerja sama perekonomian, serta memperkuat rantai distribusi, perdagangan antar negara dan sirkulasi data secara digital; memperhatikan perlindungan privasi, demi meningkatkan rasa percaya konsumen dan perusahaan terhadap perdagangan elektronik (e-commerce).     
 
Rapat kali ini juga meloloskan “Deklarasi dalam Memfasilitasi Penyaluran Barang Esensial”, serta mendorong para pejabat yang hadir untuk dengan segera menyusun “Deklarasi Visi Pasca-2020” agar dapat diumumkan dalam pertemuan tingkat tinggi pada akhir tahun.
 

Terpopuler

Terbaru