Nilai transaksi sektor industri grosir Taiwan pada bulan November mencapai nilai NT$ 942 miliar (naik 8,5%), yang merupakan rekor tertinggi dibandingkan nilai pada bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan sebesar 17,2% terjadi pada penjualan peralatan mesin, yang disebabkan oleh naiknya permintaan terhadap ponsel dan komponen terkait, serta naiknya kebutuhan akan peralatan komunikasi jarak jauh, sehingga nilai ekspor memori komputer, CPU, dan papan sirkuit cetak (printed circuit board, PCB) juga turut meningkat.
Penjulaan grosir untuk bidang obat dan kosmetik naik 10,2% dibandingkan tahun sebelumnya, yang disebabkan oleh ekspansi industri produk farmasi, perluasan pemasaran, dan kenaikan permintaan untuk sebagian produk obat.
Penjualan grosir untuk kendaraan bermotor meningkat 6,2%, disebabkan oleh larisnya penjualan kendaraan model baru, serta berakhirnya pengurangan atau pembebasan pajak untuk kendaraan bermotor pada tahun depan. Sementara itu, nilai penjualan grosir untuk produk komoditas lainnya naik sebesar 13,6%, disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari produsen komponen Eropa dan Amerika Serikat, yang turut mendorong permintaan terhadap produk rumah tangga, dan perluasan pemasaran.
Pada bulan November, nilai penjualan retail Taiwan mencapai NT$ 352,4 miliar (naik 2,5%), dan merupakan nilai tertinggi dibandingkan nilai penjualan pada bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Penjualan retail kendaraan bermotor naik 11,2%, disebabkan oleh kendaraan model baru, dan kebijakan subsidi pemerintah untuk mengganti kendaraan lama dengan kendaraan baru yang akan segera berakhir.
Penjualan online mengalami peningkatan 20% dibanding tahun sebelumnya, disebabkan oleh festival potongan harga 11 November. Sedangkan penjualan retail untuk peralatan komunikasi dan perabot rumah tangga mengalami kenaikan sebesar 4,3%, yang disebabkan oleh peluncuran produk ponsel baru.
Penjualan retail produk komoditas lainnya naik 0,6%, dan penjualan retail di pusat perbelanjaan turun 0,4%, hal tersebut disebabkan oleh pelaksanaan kegiatan diskon lebih awal oleh sebagian pengusaha retail. Sementara itu, penjualan retail supermarket mengalami kenaikan 5,8%, dan toko grosir mengalami peningkatan 8%, yang disebabkan oleh ekspansi usaha dan promo diskon. Penjulaan retail dari sektor minimarket naik 10,9%, terutama disebabkan oleh ekspansi usaha, dan tingginya permintaan terhadap produk segar dan produk kebutuhan musim dingin.
Nilai transaksi retail untuk usaha makanan dan minuman mencapai NT$ 64,4 miliar, atau naik 0,8% dibandingkan tahun sebelumnya, dan merupakan rekor penjualan tertinggi dibandingkan nilai penjualan pada bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Usaha retail restoran mengalami peningkatan 2,3%, yang disebabkan oleh ekpansi usaha, dan promo diskon yang diselenggarakan oleh pusat perbelanjaan. Sedangkan rektor usaha minuman mengalami kenaikan 3,1%, disebabkan oleh perluasan usaha dan kegiatan potongan harga, dan cuaca musim dingin yang mendorong masyarakat untuk mengonsumsi minuman hangat.