Perdana Menteri Cho Jung-tai menghadiri upacara peletakan batu pertama proyek pembangunan Pusat Riset Semikonduktor Mutakhir di Institut Penelitian Teknologi Industri (ITRI), Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam sambutannya, PM Cho menyampaikan bahwa sejak Presiden Lai menjabat, pemerintah secara aktif mendorong pengembangan “Lima Industri Andalan”, yaitu semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), industri pertahanan, keamanan, serta komunikasi generasi berikutnya, dengan semikonduktor sebagai industri pemimpin.
Pusat Riset Semikonduktor Mutakhir yang hari ini resmi memulai pembangunannya berlokasi di Kawasan Taman Sains Hsinchu. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya akan memperkuat kapasitas penelitian dan pengembangan teknologi semikonduktor mutakhir Taiwan serta mendorong peningkatan peralatan dan material, tetapi juga membantu tim rintisan dan perusahaan desain IC skala kecil dan menengah dalam menurunkan ambang verifikasi serta mempercepat komersialisasi teknologi.
Proyek ini sangat krusial bagi peningkatan dan transformasi industri Taiwan secara keseluruhan. Selain itu, pembangunan pusat riset ini juga menjadi tonggak penting yang menunjukkan kepada masyarakat domestik maupun komunitas internasional bahwa perkembangan industri semikonduktor Taiwan terus melangkah maju.
PM Cho berharap Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC), Dewan Pembangunan Nasional (NDC), Kementerian Perekonomian (MOEA), Kementerian Urusan Digital (MODA), serta seluruh kementerian dan lembaga terkait dapat bersinergi dalam mendorong pelaksanaan proyek ini. Lebih penting lagi, kerja sama dengan pemerintah daerah perlu diperkuat agar implementasi di tingkat lokal dapat berjalan efektif dan target yang telah ditetapkan dapat dicapai secara bertahap.
PM Cho menambahkan, sepanjang sejarahnya, Taiwan tidak pernah maju dalam kondisi yang sepenuhnya tenang. Terlebih di sektor teknologi, yang ibarat “berlayar melawan arus, jika tidak maju, maka akan tertinggal”. Sedikit saja berhenti, negara lain akan segera menyusul. Oleh karena itu, Taiwan harus terus berinvestasi pada masa depan agar mampu menentukan posisinya di masa depan dan mempertahankan peran kunci sebagai pemimpin global.