Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA) pada 3 Maret mengumumkan rancangan persyaratan karantina untuk impor buah nanas segar asal Taiwan. Masa pemberian komentar publik berlangsung selama 62 hari.
Setelah pihak AS merangkum berbagai masukan dan secara resmi mengumumkan aturan tersebut, nanas Taiwan berpeluang mulai diekspor ke pasar Amerika Serikat, membuka akses baru bagi buah unggulan Taiwan untuk memasuki pasar dengan daya beli tinggi.
Biro Inspeksi dan Karantina Hewan dan Tumbuhan di bawah Kementerian Pertanian ROC Taiwan (MOA) menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan ekspor nanas ke Amerika Serikat sejak tahun 2020. Sesuai dengan persyaratan pihak AS, Taiwan secara bertahap melengkapi berbagai dokumen teknis, termasuk daftar organisme pengganggu tanaman pada nanas, kondisi iklim di daerah produksi, langkah pengelolaan budidaya, proses penanganan pascapanen, serta rekam jejak ekspor.
Selain itu, kedua pihak juga telah melakukan sejumlah konsultasi teknis dan penjelasan terkait sebelum akhirnya mendapat pengakuan dari pihak AS pada tahun ini.
Setelah otoritas terkait di Amerika Serikat menghimpun dan meninjau berbagai komentar dari publik mengenai rancangan persyaratan karantina impor nanas Taiwan, aturan tersebut akan diumumkan secara resmi. Dengan demikian, ekspor nanas Taiwan ke pasar Amerika Serikat dapat segera direalisasikan.
Kementerian Pertanian (MOA) menyampaikan bahwa nanas merupakan salah satu komoditas buah unggulan ekspor Taiwan. Nanas Taiwan dikenal memiliki tekstur daging buah yang halus, bagian inti yang dapat dimakan, serta aroma harum yang kuat saat matang, sehingga sangat digemari konsumen di dalam maupun luar negeri.
Taiwan juga memiliki beragam varietas nanas, di antaranya Tainung No.17 (Golden Diamond Pineapple) dan Tainung No.23 (Mango Pineapple). Melalui diversifikasi varietas, pemanfaatan berbagai wilayah produksi, serta teknologi pengaturan musim panen, petani Taiwan kini mampu memasok nanas sepanjang tahun.
Saat ini, nanas Taiwan telah diekspor ke lebih dari 10 negara dan wilayah, termasuk Jepang, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Pada tahun 2025 ROC, volume ekspor nanas Taiwan mencapai 16.892 ton dengan nilai sekitar NTD 750 juta.