Keunggulan teknologi Taiwan ditampilkan dalam Mobile World Congress (MWC) 2026 yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 5 Maret di Barcelona, Spanyol. Badan Pengembangan Industri di bawah Kementerian Perekonomian (MOEA) membuka Paviliun Taiwan pada ajang tersebut.
Dalam kegiatan tahun ini, sejumlah perusahaan Taiwan menjajaki kerja sama dengan mitra dari Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat. Perusahaan berbasis di Taipei, Groundhog Inc., akan bekerja sama dengan BUMN negara sahabat diplomatik Taiwan, Palau National Communications Corporation, untuk mengintegrasikan perangkat lunak platform ke dalam jaringan komersial 4G dan 5G di Palau.
Selain itu, NEXCOM Group, yang berkantor pusat di New Taipei menjalin kemitraan strategis dengan Hytec Inter Co. di Tokyo untuk bersama-sama menyediakan solusi otomatisasi pabrik.
Taiwan pertama kali mendirikan stan pada ajang Mobile World Congress (MWC) pada 2017. Sejak itu, kegiatan tersebut telah menghasilkan nilai output lebih dari NTD 10 miliar.
Badan Pengembangan Industri menambahkan bahwa perusahaan Alpha Networks Inc dari Hsinchu, berhasil memasuki pasar India setelah berpartisipasi dalam MWC sebelumnya, sementara Ufi Space Co. yang berkantor pusat di New Taipei telah memperluas koneksi bisnisnya ke pasar Jepang dan Amerika Serikat.
MOEA menegaskan akan terus membangun ekosistem yang lebih inovatif, kuat, dan tangguh demi memperkokoh peran perusahaan domestik sebagai pilar penting industri komunikasi generasi berikutnya di tingkat global.