Wakil Menteri Perekonomian Cynthia Kiang bersama Menteri Negara di Departemen Bisnis, Inovasi, Sains dan Perdagangan Inggris Lord Sarwar memimpin bersama Dialog Perdagangan Inggris-Taiwan ke-28 di London.
Cynthia Kiang memaparkan bahwa pengalaman Taiwan dalam manufaktur mutakhir, integrasi sistem, dan pengelolaan rantai pasok memiliki sinergi yang kuat dengan keunggulan Inggris dalam desain cip kecerdasan buatan (AI) serta riset dasar. Sementara itu, Lord Sarwar mengatakan pembahasan dalam pertemuan ini mengeksplorasi peluang kerja sama bilateral di bidang manufaktur maju, energi bersih, dan perdagangan digital.
Cynthia Kiang dan Sarwar juga menyaksikan penandatanganan dua nota kesepahaman (MOU). Salah satunya ditandatangani antara Export-Import Bank of the Republic of China (Taiwan) dan UK Export Finance mengenai kerja sama pembiayaan ekspor. MOU lainnya ditandatangani antara Asosiasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Tionghoa dan Tech UK untuk membentuk platform pertukaran industri teknologi.
Inggris merupakan mitra dagang terbesar ketiga Taiwan di Eropa, dengan nilai perdagangan bilateral pada 2025 melampaui USD 6,8 miliar. Kementerian Perekonomian (MOEA) menyatakan akan meningkatkan ketahanan rantai pasok bilateral melalui berbagai upaya yang melibatkan sektor publik dan swasta.
Dalam siaran pers Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) pada 3 Oktober, disebutkan bahwa Kepala Kantor Perwakilan Taipei di Inggris Vincent Yao dan Perwakilan Kantor Inggris di Taipei Ruth Bradley-Jones menandatangani Pengaturan Sains, Inovasi dan Teknologi Inggris-Taiwan. Kesepakatan tersebut meliputi kerja sama di bidang komunikasi satelit serta proyek pengembangan dan pelatihan tenaga profesional industri semikonduktor.