Tim Taiwan berhasil merebut 6 medali emas dalam Olimpiade Sains Junior Internasional (IJSO) 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 2-11 Desember 2018 di Gaborone, Botswana. Tim yang terdiri dari 6 orang pelajar ini berhasil mengalahkan 265 peserta dari 44 negara dan menjadi peserta dengan perolehan medali terbanyak.
Olimpiade Sains Junior Internasional adalah perlombaan bergengsi yang diselenggarakan untuk menumbuhkembangkan minat generasi muda di bidang sains, yaitu matematika, fisika, kimia, biologi dan geografi, dengan peserta berusia di bawah 16 tahun.
Tahun ini Taiwan mengirim 6 orang peserta yang semuanya adalah pelajar kelas 1 SMA, yaitu Tseng Wei-fu dari SMA Jianguo, Chang Chih-hung dari SMA Wuling, Chen Chien-yi dari SMA Nasional Percobaan di Hsinchu Science Park, Huang Shih-ming dari SMA 1 Taichung, Chou Ping-hung dari SMA 1 Tainan, serta Huang Pin-ju dari SMA Kaohsiung. Mereka didampingi oleh tim pelatih dari National Taiwan Normal University.
Selain 6 medali emas yang dimenangkan secara beregu, anggota tim Taiwan juga berhasil memenangkan medali perak dan perunggu di nomor perorangan, serta penghargaan kategori teori terbaik.
Dari pertama kali Taiwan mengirimkan peserta untuk mengikuti IJSO di tahun 2004 sampai tahun ini, Taiwan sudah memenangkan 77 medali emas, dan 10 kali menduduki posisi juara umum.
Pada bulan Juli 2014 tim Taiwan juga pernah berpartisipasi dalam Olimpiade Matematika Internasional (IMO) di Cape Town, Afrika Selatan. Dalam perlombaan tersebut, Taiwan berhasil merebut 4 medali emas dan 2 perunggu dan menduduki peringkat ke-3 dari 107 negara.