05/04/2026

Taiwan Today

Sosial

NTU Hospital Taiwan Temukan Dampak Negatif Penggunaan Antibiotik Fluoroquinolone

06/03/2019
Hasil penelitian Dr Li Chien-chang telah diterbitkan dalam "Journal of the American College of Cardiology" (JACC) tahun lalu, dan digunakan oleh FDA Amerika Serikat untuk merevisi panduan penggunaan Fluoroquinolone. (Foto oleh LTN)

National Taiwan University Hospital untuk pertama kalinya membuktikan secara klinis bahwa konsumsi antibiotik Fluoroquinolone selama lebih dari 3 hari dalam jangka waktu 60 hari, dapat meningkatkan risiko pasien mengidap Aneurisma Aorta dan Diseksi Aorta sebesar 2,7 kali lipat. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal kedokteran internasional, dan digunakan oleh FDA Amerika Serikat untuk merevisi panduan penggunaan terhadap materi tersebut.

Direktur Departemen Pengobatan Gawat Darurat NTU Hospital, Dr. Li Chien-chang mengatakan Fluoroquinolone setiap tahun digunakan oleh sekitar 800 ribu orang di Taiwan untuk mengobati pneumonia, infeksi saluran kencing, dan penyakit lainnya. Pada penemuan awal ditemukan zat tersebut dapat menghambat pembentukan kolagen dan keretakan pada bagian tendon Achilles. Oleh karena itu, tim peneliti NTU hospital melanjutkan penelitian untuk mengetahui apakah Fluoroquinolone juga dapat memberi dampak pada aorta yang kaya akan kandungan kolagen.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Li Chien-chang pada tahun 2015, pasien yang mengonsumsi Fluoroquinolone selama lebih dari 3 hari dalam kurun waktu 60 hari, memiliki risiko mengidap Aneurisma Aorta dan Diseksi Aorta hingga 2 kali lipat dibandingkan pasien yang tidak mengonsumsi. Namun saat itu pihak FDA menganggap masih diperlukan lebih banyak bukti pendukung.

Tim peneliti NTU Hospital meneliti 1.213 pasien rawat inap yang menderita Aneurisma Aorta dan Diseksi Aorta sejak tahun 2001-1011 dari database Asuransi Kesehatan Nasional (NHI). Dari daftar tersebut Tim NTU Hospital mengamati apakah pasien pernah menggunakan Fluoroquinolone 60 hari sebelum penyakit muncul, dan riwayat penggunaan obat selama setahun terakhir. Dari penelitian lanjutan tersebut mereka menemukan pasien yang mengonsumsi Fluoroquinolone selama lebih dari 3 hari dalam kurun waktu 60 hari, risiko mengidap Aneurisma Aorta dan Diseksi Aorta meningkat hingga 2,7 kali lipat. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam "Journal of the American College of Cardiology" (JACC) tahun lalu, dan digunakan oleh FDA Amerika Serikat untuk merevisi panduan penggunaan Fluoroquinolone.

Terpopuler

Terbaru