15/05/2026

Taiwan Today

Sosial

Biji Tumbuhan Taiwan akan Dikirim ke Luar Angkasa

19/08/2020
Biji dari empat spesies tersebut telah dikirim ke Jepang pada akhir bulan Juli, dan akan dibawa ke Amerika Serikat sebelum diberangkatkan ke luar angkasa dalam sebuah pesawat antariksa. Rencananya, Biji tumbuhan tersebut akan dibawa kembali ke bumi pada bulan Februari tahun depan. (Foto oleh CNA)
Biji dari empat spesies tumbuhan Taiwan akan dikirim ke luar angkasa pada bulan Oktober, sebagai bagian dari proyek penelitian internasional yang diprakarsai oleh Japan Aerospace Exploration Agency. Organisasi Luar Angkasa Nasional Taiwan (NSPO) menjelaskan proyek yang diberi nama “Biji Luar Angkasa untuk Masa Depan Asia” ini akan mengirim biji tumbuhan dari beberapa negara ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), untuk melihat bagaimana tumbuhan tersebut bereaksi terhadap lingkungan angkasa luar.   
 
Setelah beberapa bulan berada di dalam ISS, biji tumbuhan akan dikirim kembali ke negara asal, dan ditanam untuk melihat apakah tingkat radiasi dan gravitasi di luar angkasa memiliki pengaruh terhadap tumbuhan tersebut.
 
Taiwan adalah salah satu dari sembilan negara yang berpartisipasi dalam proyek ini. NSPO yang bekerja sama dengan National Chung Hsing University (NCHU), dan Institut Penelitian Pertanian Taiwan, telah memilih biji tumbuhan yang akan dikirim ke luar angkasa.   
 
Profesor NCHU, Yang Chin-ying, menjelaskan salah satu dari empat biji tumbuhan yang akan dikirim adalah Phalaenopsis equestris, sebuah spesies anggrek asli Taiwan. Spesies anggrek ini dipilih karena ada beberapa catatan tentang mutasi genetik pada spesies tersebut, dan ilmuwan Taiwan pernah meneliti bagaimana mutasi tersebut terlihat pada fisik tanaman. Oleh karena itu, pengiriman biji anggrek ini ke luar angkasa diharapkan dapat membawa penelitian tentang mutasi anggrek ke tingkat yang lebih tinggi.   
 
Biji tumbuhan berikutnya adalah Chenopodium formosanum Koidz, sebuah tanaman yang dibudidayakan secara tradisional oleh penduduk asli Taiwan, sedangkan dua biji lainnya adalah biji paprika, dan biji bunga matahari.
 
Biji dari empat spesies tersebut telah dikirim ke Jepang pada akhir bulan Juli, dan akan dibawa ke Amerika Serikat sebelum diberangkatkan ke luar angkasa dalam sebuah pesawat antariksa. Rencananya, Biji tumbuhan tersebut akan dibawa kembali ke bumi pada bulan Februari tahun depan.
 
Proyek ini diikuti oleh 9 negara, dan biji tumbuhan yang akan dikirim adalah sebanyak 16 spesies. NSPO menjelaskan, setiap negara yang berpartisipasi memilih spesies tumbuhan dengan berdasarkan pada 2 prinsip, yaitu tumbuhan yang merupakan spesies unik, atau merupakan simbol khusus dari negara tersebut, dan prinsip kedua adalah tanaman pertanian atau tanaman budidaya. Negara yang akan mengirimkan biji bunga nasional adalah Thailand (bunga tengguli), Australia (bunga akasia), dan Selandia Baru (bunga kastuba). Negara yang akan mengirimkan biji tumbuhan pertanian adalah Indonesia (seledri dan bawang bombay), dan Malaysia (ruku-ruku).         

Terpopuler

Terbaru