Pada tanggal 17 Maret 2021, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mengumumkan bahwa Taiwan dan Palau adalah dua negara dengan tingkat penularan wabah sangat rendah, dan melalui pembukaan jalur khusus, serta pelaksanaan yang memadai untuk menjamin keamanan dan kesehatan, CECC secara resmi meluncurkan “Program Pelaksanaan Travel Bubble Taiwan-Palau”.
Melalui pelaksanaan program tersebut agen perjalanan wisata Taiwan dapat membawa rombongan wisatawan ke Palau, dan rombongan wisatawan Palau dapat berkunjung ke Taiwan. Biro Pariwisata juga meminta agen perjalanan untuk memastikan bahwa kegiatan wisata dan rombongan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.
Dalam program wisata ini wisatawan dari kedua belah pihak hanya dapat melakukan perjalanan dalam rombongan (tidak boleh meninggalkan rombongan, atau bepergian seorang diri). Untuk tahap awal, jadwal penerbangan yang dibuka untuk wisatawan program travel bubble adalah 2 kali penerbangan setiap minggu, dan jumlah penumpang maksimal adalah 110 orang per penerbangan, atau 220 orang per minggu. Jumlah wisatawan yang diperbolehkan untuk datang akan disesuaikan dengan mengacu pada situasi pelaksanaan dan kondisi pandemi.
Durasi wisata maksimal adalah 8 hari (termasuk hari kedatangan dan keberangkatan), dan wisatawan wajib menjalani tes Covid-19. Wisatawan asal Taiwan yang ingin berwisata ke Palau, harus menjalani tes PCR di Bandara Internasional Taoyuan sebelum melewati imigrasi, dan calon penumpang yang memiliki hasil tes negatif akan diperbolehkan untuk berangkat. Wisatawan asal Palau harus memberikan hasil tes PCR negatif yang dilakukan 3 hari sebelum keberangkatan.
Biro Pariwisata juga akan terus melakukan observasi dan penyesuaian dengan mengacu pada laporan perkembangan kondisi pandemi dan pengaturan perbatasan yang dikeluarkan oleh CECC.