Pada tanggal 21 Desember 2021, Kantor Ekonomi dan Perdagangan Eropa (EETO) menyatakan bahwa Komisi Eropa telah mengakui paspor vaksinasi Covid digital yang dikeluarkan oleh Taiwan, dan mulai berlaku pada tanggal 22 Desember 2021. Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyambut baik keputusan tersebut, dan mengucapkan terima kasih.
Pengakuan Eropa terhadap paspor vaksinasi Covid Taiwan menandakan masyarakat yang berdomisili di Taiwan (tanpa batas kewarganegaraan) secara legal, dengan membawa bukti vaksinasi digital resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Taiwan dengan vaksin yang diakui oleh European Medicines Agency (EMA), masyarakat Taiwan dapat memasuki Eropa dan kawasan Schengen tanpa harus memberikan bukti tes PCR negatif yang dilakukan 72 jam sebelum boarding, dan tidak perlu menjalani karantina rumah setelah melewati imigrasi Eropa.
Sejak pandemi virus korona Wuhan (Covid-19) merebak ke seluruh dunia pada awal tahun 2020, pada tanggal 1 Juli tahun ini Uni Eropa mulai memberlakukan Sertifikat Covid Digital Uni Eropa (EUDCC), dan saat ini hanya Singapura, Selandia Baru, dan Israel yang telah tergabung dalam sistem tersebut.
Pengakuan Uni Eropa terhadap bukti vaksinasi digital yang dikeluarkan oleh Pemerintah Taiwan menandakan bahwa sistem sertifikasi Taiwan memiliki kesesuaian secara teknis dengan sistem Uni Eropa, serta merupakan bentuk pengakuan kedua yang diberikan oleh Uni Eropa terhadap keberhasilan penanganan pandemi di Taiwan dalam dua tahun terakhir.