Taiwan dan Filipina mengadakan Pertemuan Tingkat Wakil Menteri Sains dan Teknologi ke-9, Jumat, 8 November 2024 di Taipei. Acara ini dipimpin bersama oleh Wakil Ketua Dewan Sains dan Teknologi Taiwan (NSTC), Chen Ping-Yu, dan Wakil Menteri Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Filipina, Leah J. Buendia.
Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau hasil proyek kerja sama penelitian antara Taiwan dan Filipina serta membahas arah kerja sama di masa mendatang. Seusai pertemuan, Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Filipina, Chou Ming-kan, dan Kepala Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Manila di Taiwan, Cheloy E. Velicaria-Garafil, bersama-sama menandatangani notulen pertemuan tersebut, dan disaksikan oleh Chen Ping-Yu, dan Leah J. Buendia.
Sejak perjanjian pertama ditandatangani, Taiwan dan Filipina telah bekerja sama selama lebih dari 15 tahun, dan sejak tahun 2007, pertemuan tahunan tingkat menteri dan wakil menteri diadakan secara bergantian di Taiwan dan Filipina. Tahun ini, Taiwan menjadi tuan rumah, dan Wakil Menteri Leah J. Buendia memimpin delegasi Filipina yang terdiri dari 10 orang anggota ke Taiwan untuk menghadiri pertemuan tersebut.
Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Chen Ping-Yu menyatakan bahwa pertemuan tahunan Taiwan-Filipina telah semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara, terutama karena kedua negara adalah negara kepulauan dengan kondisi lingkungan yang mirip.
Kemitraan dalam beberapa tahun terakhir membantu mengurangi dampak bencana alam bagi masing-masing negara. Leah J. Buendia dalam sambutannya juga menekankan bahwa kerja sama penelitian antara Taiwan dan Filipina sangat beragam dan memberikan hasil yang sangat memuaskan. Ia berharap kerja sama di masa mendatang bisa semakin ditingkatkan.
Empat tema utama dalam pertemuan kali ini meliputi "Gunung Berapi, Lautan, Topan, dan Gempa Bumi (Volcano, Ocean, Typhoon, and Earthquake, VOTE)", "Kesehatan, Pertanian, dan Inisiatif Pelatihan (Health, Agriculture and Training Initiative, HAT)", "Program Penelitian Bersama Taiwan-Filipina (Joint Research Program, JRP)", dan "Program Beasiswa Sandwich Taiwan-Filipina (Sandwich Scholarship Program, SSP)".
Pertemuan ini juga meninjau kemajuan pelaksanaan fase ketiga dari 4 proyek VOTE dan fase kedua dari 5 proyek HAT. Para akademisi pelaksana proyek diundang untuk mempresentasikan laporan mereka. Selain itu, 5 proyek baru telah disepakati pelaksanaannya pada tahun 2025 dalam program penelitian bersama, dan dilakukan pembahasan mengenai fokus bidang prioritas untuk pengajuan proyek tahun depan dan jadwal kerja. Melalui pelaksanaan proyek penelitian bersama ini, diharapkan hubungan kerja sama dalam bidang penelitian ilmiah Taiwan-Filipina dapat semakin kuat.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk terus menjalankan "Program Beasiswa Sandwich Taiwan-Filipina" yang bertujuan merekrut talenta muda peneliti dari Filipina untuk berpartisipasi dalam penelitian di Taiwan, guna membangun jaringan talenta di bidang penelitian antara kedua negara.