Para Duta Muda Internasional Taiwan telah berhasil menyelesaikan misi kunjungan ke Republik Kepulauan Marshall pada 20–31 Agustus 2025. Dalam perjalanan ini, mereka juga singgah di Hawaii, Amerika Serikat, dan Guam.
Dalam kunjungan ini, para delegasi diterima oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Kepulauan Marshall Kalani Kaneko, Wakil Gubernur Hawaii Sylvia Luke, Gubernur Guam Lourdes A. Leon Guerrero, Anggota Kongres AS James Moylan, dan Ketua Parlemen Guam Frank Blas Jr. Selain itu, rombongan juga berdialog dengan kalangan akademisi think tank, melakukan pertukaran dengan pemuda setempat, serta menggelar pertunjukan budaya Taiwan yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Perjalanan ini diawali di Hawaii, di mana Wakil Gubernur Sylvia Luke menyampaikan semangat “Aloha Spirit” kepada para peserta serta memuji pencapaian Taiwan di bidang pertanian dan teknologi. Delegasi juga mengadakan diskusi bersama para peneliti dari lembaga think tank ternama East-West Center mengenai isu energi, keberlanjutan, dan kerja sama regional.
Sebagai bagian dari kegiatan promosi budaya, rombongan menyelenggarakan acara “Malam Budaya Taiwan” di pusat perbelanjaan Ala Moana Center, Honolulu, dengan menampilkan tarian tradisional masyarakat adat, pertunjukan seni Guanjiang Shou, musik tradisional Tionghoa, hingga tari modern. Penampilan tersebut memperlihatkan keragaman budaya Taiwan dan berhasil memikat penonton.
Di Guam, delegasi diterima oleh Gubernur Lourdes A. Leon Guerrero yang menekankan bahwa Taiwan dan Guam memiliki nilai-nilai bersama serta warisan budaya Austronesia yang kaya, dengan kedekatan geografis yang memungkinkan peningkatan interaksi. Ia mendorong generasi muda Taiwan untuk lebih memahami sejarah Guam dan mempererat pertukaran di masa mendatang.
Tahun ini, Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) memilih 40 mahasiswa berbakat dengan kemampuan bahasa Inggris serta keterampilan seni pertunjukan untuk menjadi Duta Muda Internasional. Melalui keahlian masing-masing, mereka berhasil mempererat persahabatan antara Taiwan dan masyarakat di kawasan yang dikunjungi, sekaligus memperluas pemahaman generasi muda Taiwan tentang geopolitik Pasifik dan budaya Austronesia. Program ini juga menunjukkan kekuatan budaya Taiwan serta semangat generasi muda dalam berpartisipasi aktif di panggung internasional.