23/04/2026

Taiwan Today

Sosial

MOA Dorong Program Peningkatan Menyeluruh Industri Pangan

04/02/2026
Melalui pengembangan kawasan produksi berbasis kelompok, produksi dapat direncanakan secara sistematis dan berskala, sehingga membantu petani menjaga stabilitas usaha.
Untuk menyesuaikan struktur pangan nasional, Kementerian Pertanian (MOA) sejak tahun 2025 mendorong pelaksanaan “Program Peningkatan Menyeluruh Industri Pangan” melalui pembinaan dan peningkatan industri beras. Program ini berhasil mengarahkan alih fungsi lahan sawah ke tanaman kering yang lebih hemat sumber daya air, sekaligus membangun rantai pasok tanaman pangan nonberas dalam negeri yang stabil, serta menjaga lingkungan produksi pertanian dan keamanan wilayah nasional.
 
Menteri Pertanian Chen Junne-jih menyampaikan bahwa melalui kebijakan rotasi, selain mendorong peningkatan industri palawija secara terpadu, pemerintah juga berharap agar padi secara bertahap dialihkan untuk ditanam menjadi tanaman kering nonberas.
 
Melalui pengembangan kawasan produksi berbasis kelompok, produksi dapat direncanakan secara sistematis dan berskala, sehingga membantu petani menjaga stabilitas usaha.
 
Di saat yang sama, pemerintah juga membangun merek dan memperluas saluran pemasaran guna mewujudkan model produksi dan pemasaran yang digerakkan oleh permintaan pasar, dengan harapan produk pertanian Taiwan dapat terus dipasarkan ke berbagai negara di dunia.
 
Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa pada tahun 2025, luas lahan alih tanam ke tanaman kering secara nasional telah melampaui 152.000 hektare, meningkat 3.197 hektare dibandingkan tahun 2024. Khususnya pada musim tanam kedua yang beriklim lebih sejuk, luas lahan palawija kering meningkat signifikan sebesar 2.905 hektare dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Tanaman utama dalam transformasi ini meliputi gandum (930 hektare), kedelai (503 hektare), dan ubi jalar (239 hektare), dengan capaian yang dinilai sangat positif.
 
Kementerian Pertanian (MOA) juga menyampaikan bahwa seiring perubahan pola konsumsi masyarakat dan permintaan pasar, kebutuhan ubi jalar terus meningkat dari tahun ke tahun. Seluruh produksi ubi jalar dalam negeri berasal dari hasil pertanian lokal, dengan tingkat swasembada mencapai lebih dari 99 persen.
 
Didukung oleh penguatan produksi dasar serta pengembangan edukasi pangan dan pertanian, pasar konsumsi terus berkembang, sehingga banyak lahan berpotensi kini dialihkan untuk produksi ubi jalar. Langkah ini secara bertahap menstabilkan keseimbangan produksi dan pemasaran, serta membangun rantai pasok palawija dalam negeri yang berkelanjutan dan stabil.
 

Terpopuler

Terbaru