20/03/2026

Taiwan Today

Sosial

MOFA Gelar Kegiatan Malam Budaya dan Kekuatan Perempuan Taiwan di New York

16/03/2026
Melalui pesan video, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim menyampaikan bahwa Taiwan menempati peringkat keenam dunia dan pertama di Asia dalam Indeks Institusi Sosial dan Gender 2025 yang disusun oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).
Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyelenggarakan kegiatan Malam Budaya dan Kekuatan Perempuan Taiwan di Kantor Perwakilan Ekonomi dan Kebudayaan Taipei (TECO) di New York, Jumat, 13 Maret 2026. Acara ini dilaksanakan untuk menampilkan pencapaian Taiwan dalam mempromosikan kesetaraan gender.
 
MOFA menjelaskan acara ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Kesetaraan Gender Taiwan, yang diselenggarakan di sela-sela sesi ke-70 Komisi Status Perempuan PBB. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 pejabat dari negara sahabat diplomatik dan negara mitra sehaluan, serta perwakilan dari berbagai organisasi nonpemerintah.
 
Sejumlah tamu terkemuka yang hadir antara lain Menteri Kesetaraan, Tenaga Kerja, Gender dan Urusan Lansia, Keadilan Sosial, serta Perlindungan Konsumen St. Lucia, Emma Hippolyte; dan Menteri Urusan Keluarga, Gender, Penyandang Disabilitas, Keselamatan Kerja dan Tenaga Kerja St. Vincent dan Grenadines, Laverne Bigson-Velox.
 
Dalam sambutan pembukaan, Kepala TECO New York Lee Chih-chiang menyatakan bahwa Taiwan telah mencapai kemajuan besar dalam memajukan kesetaraan gender. Mengutip pesan Sekretaris Jenderal PBB pada Hari Perempuan Internasional yang menyebutkan bahwa perempuan hanya memiliki sekitar 64 persen dari hak hukum yang dinikmati laki-laki, Lee Chih-chiang menegaskan komitmen pemerintah Taiwan untuk bekerja sama dengan para mitra di seluruh dunia guna menjembatani kesenjangan tersebut.
 
Melalui pesan video, Wakil Presiden Hsiao Bi-khim menyampaikan bahwa Taiwan menempati peringkat keenam dunia dan pertama di Asia dalam Indeks Institusi Sosial dan Gender 2025 yang disusun oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melaksanakan reformasi regulasi untuk melindungi hak asasi manusia.
 
Emma Hippolyte dan Laverne Bigson-Velox juga memaparkan berbagai proyek yang sedang dijalankan pemerintah masing-masing untuk mempromosikan kesetaraan gender. Keduanya menyampaikan apresiasi kepada Taiwan atas dukungan dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta berbagai prakarsa kerja sama lainnya.
 

Terpopuler

Terbaru