24/05/2026

Taiwan Today

Sosial

Menlu Lin Chia-lung Serahkan Beasiswa kepada WTI Universitas Bern

21/05/2026
(Kementerian Luar Negeri)

Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung, mengunjungi World Trade Institute (WTI) Universitas Bern di Swiss dan menyerahkan beasiswa Penglai senilai CHF 80.000 atas nama pemerintah ROC Taiwan.

Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyatakan bahwa beasiswa tersebut diluncurkan pada 2020 melalui kerja sama antara Taiwan dan WTI dengan tujuan mendidik mahasiswa dari Taiwan, negara berkembang, serta negara paling kurang berkembang agar dapat berpartisipasi secara penuh dalam perdagangan internasional.

Hingga saat ini penerima manfaat beasiswa tersebut berasal dari Taiwan, Bangladesh, Ethiopia, Lesotho, Nepal, dan Vietnam.

Dalam kesempatan itu, Menlu Lin menerima surat penghargaan dari Direktur Pelaksana WTI, Manfred Elsig, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pendanaan MOFA terhadap program beasiswa tersebut. Penyerahan penghargaan tersenut turut disaksikan oleh Perwakilan Taiwan untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Hwang Jau-yuan; Perwakilan Kantor Perwakilan Ekonomi dan Kebudayaan Taipei di Swiss, Wang Szu-wei; serta Wakil Rektor Universitas Bern Bidang Karier Internasional dan Akademik, Andrew Chan.

Menlu Lin menegaskan bahwa Taiwan memainkan peran penting dalam rantai pasok global dan berharap dapat memperluas kerja sama bilateral dengan Swiss di bidang kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pola pikir mandiri dan kemampuan inovatif untuk mendukung perekonomian internasional.

Sementara itu, Andrew Chan mengatakan bahwa Universitas Bern telah menjalin pertukaran dengan National Taiwan University serta sejumlah institusi akademik lainnya, dan berharap kemitraan akademik kedua pihak dapat semakin diperdalam. Manfred Elsig turut memuji kontribusi Taiwan dalam mencetak tenaga profesional melalui program beasiswa tersebut.

WTI merupakan lembaga riset yang mengkhususkan diri pada tata kelola ekonomi dan memiliki hubungan erat dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Terpopuler

Terbaru