Menteri Pendidikan Cheng Ying-yao menghadiri Kegiatan Jejaring Pendidikan Tinggi Semikonduktor AS-Taiwan 2026 yang digelar pada 27 Mei di Orlando, Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kemitraan dan pengembangan tenaga kerja di sektor semikonduktor.
Dalam acara tersebut, Cheng Ying-yao bersama Direktur Pelaksana Kantor Washington American Institute in Taiwan (AIT), Ingrid Larson, menyaksikan penandatanganan surat pernyataan niat (letter of intent) untuk membentuk aliansi pendidikan semikonduktor. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Foundation for International Cooperation in Higher Education of Taiwan (FICHET), Li Tsai-yen, dan Presiden American Association of State Colleges and Universities (AASCU), Charles Welch.
Kementerian Pendidikan (MOE) menjelaskan bahwa Kepala Kantor Perwakilan Taiwan untuk Amerika Serikat, Yui Tah-Ray, serta Wakil Presiden AASCU, Terry Brown, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Berdasarkan kesepakatan ini, kedua pihak akan bersama-sama mempromosikan pengembangan talenta dan tenaga kerja di bidang kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Kerja sama tersebut mencakup program pendidikan bergelar maupun non-gelar, magang, pertukaran jangka pendek, pelatihan, serta lokakarya.
Sebanyak 23 universitas dan perguruan tinggi Taiwan telah bergabung dalam aliansi tersebut, dan 20 institusi mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri acara tersebut. Sementara itu, peserta dari 27 kampus anggota AASCU juga turut ambil bagian.
MOE menyatakan bahwa pertemuan ini berhasil membangun platform yang memungkinkan institusi pendidikan tinggi Taiwan memperdalam hubungan dengan mitra mereka di Amerika Serikat.
Pada hari yang sama, Ingrid Larson dan Yui Tah-Ray juga menandatangani pembaruan nota kesepahaman mengenai kerja sama pendidikan internasional, yang menegaskan komitmen bersama untuk melanjutkan kerja sama di masa mendatang.
Sejak peluncuran Taiwan-U.S. Education Initiative pada 2020, berbagai hasil positif telah dicapai. Salah satunya adalah disepakatinya strategi kerja sama tiga tahun dalam pertemuan tingkat tinggi kelima inisiatif tersebut pada Januari tahun ini.
Selanjutnya, Taiwan akan terus memperluas jaringan talenta internasionalnya dengan menarik lebih banyak mahasiswa dan profesional muda Amerika untuk belajar serta melakukan pertukaran di Taiwan. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Taiwan sebagai pusat semikonduktor global sekaligus pusat pendidikan tinggi internasional.