21/08/2026

Taiwan Today

Sosial

Presiden Lai Tegaskan Komitmen Dorong Transformasi Menuju Net Zero

21/08/2026
Presiden Lai menutup sambutannya dengan mendorong para peserta untuk terus membangun hubungan dengan mitra dari berbagai negara dan bidang, serta bekerja sama dalam mengembangkan teknologi baru dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Presiden Lai Ching-te menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memajukan teknologi-teknologi utama menuju emisi nol bersih, serta menghubungkan sumber daya dari berbagai sektor untuk membantu mengubah hasil penelitian menjadi solusi bagi industri dan berkontribusi pada transformasi global menuju net zero.
 
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Lai Ching-te saat menghadiri 2026 Net Zero Tech International Contest Award Ceremony and Networking Dinner di  Taipei. Dalam pidato sambutannya ia terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh tim pemenang yang terpilih dari lebih dari 200 peserta dari 20 negara.
 
Untuk mencapai target Taiwan menuju net zero pada 2050, Presiden Lai mengatakan bahwa diperlukan material baru, sistem energi, serta metode produksi baru guna meningkatkan kinerja dan efisiensi energi yang dibutuhkan seiring meningkatnya tuntutan teknologi kecerdasan buatan (AI).
 
Presiden Lai menjelaskan Dewan Perubahan Iklim Nasional, yang dibentuk pada 2024, melibatkan para pejabat pemerintah dan industri, kelompok masyarakat sipil, akademisi, serta para pakar untuk berkontribusi dalam pembahasan mengenai tata kelola iklim, transformasi energi, dan jalur menuju net zero di Taiwan.
 
Versi beta Nationally Determined Contributions 3.0 Taiwan pada 2025 telah menyelesaikan Rencana Aksi Pengurangan Karbon Komprehensif. Rencana tersebut menetapkan target baru untuk memangkas emisi pada 2035 sebesar 38 persen, dengan toleransi plus-minus 2 persen, dibandingkan tingkat emisi pada 2005. Target tersebut menunjukkan tekad Taiwan untuk berkontribusi pada transisi global menuju keberlanjutan.
 
Presiden Lai lebih lanjut mengatakan Taiwan memiliki keunggulan berupa klaster industri yang lengkap di bidang semikonduktor, teknologi informasi dan komunikasi, serta manufaktur presisi. Selain itu, Taiwan memiliki kemampuan riset yang kuat dan rantai pasok yang tangguh, sehingga dapat mengembangkan teknologi net zero yang berdaya saing global.
 
Presiden Lai menutup sambutannya dengan mendorong para peserta untuk terus membangun hubungan dengan mitra dari berbagai negara dan bidang, serta bekerja sama dalam mengembangkan teknologi baru dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
 

Terpopuler

Terbaru