Wakil Menteri Urusan Digital Isabel Hou menyampaikan paparan mengenai daya saing digital nasional di era kecerdasan buatan (AI) dalam Forum Teknologi Taiwan-Paraguay ke-3 yang digelar pada 11 September di Asuncion, ibu kota Paraguay.
Forum dua hari tersebut diselenggarakan oleh Taiwan-Paraguay Polytechnic University (UPTP) dan dihadiri oleh perwakilan dari kalangan akademisi, pemerintah, serta industri. Presiden Paraguay Santiago Peña, Rektor UPTP Jorge Duarte, dan Duta Besar ROC (Taiwan) untuk Paraguay Ivan Lee turut hadir dalam upacara pembukaan.
Forum ini pertama kali digelar UPTP pada 2024 sebagai bagian dari proyek bilateral Taiwan-Paraguay. Kementerian Urusan Digital (MODA) dalam rilis menjelaskan topik yang dibahas tahun ini meliputi manufaktur maju, pemerintahan digital dan kesehatan, layanan keuangan, keamanan informasi, serta pertanian cerdas.
Isabel Hou memaparkan praktik tata kelola AI Taiwan, serta Undang-Undang Dasar Kecerdasan Buatan yang mulai berlaku pada Januari tahun ini. Ia juga menegaskan bahwa Taiwan siap menjalin kerja sama jangka panjang dengan Paraguay sebagai negara sahabat untuk mengembangkan teknologi AI.
Dalam kesempatan ini Isabel Hou juga bertemu dengan Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Paraguay Gustavo Villate untuk berdiskusi mengenai tata kelola AI, infrastruktur, ekosistem, dan pengembangan sumber daya manusia. Ia menyatakan komitmen untuk memperkuat hubungan antara kalangan akademisi dan industri UPTP dengan Taiwan dalam bidang penelitian serta pelatihan tenaga profesional.
Dalam kunjungan Presiden Santiago Peña ke Taiwan pada Mei tahun ini, Presiden Lai Ching-te dan Presiden Santiago Peña menyaksikan penandatanganan MOU mengenai investasi dalam pusat komputasi kecerdasan buatan berdaulat, serta MOU lainnya mengenai kerja sama keamanan siber.
MODA menyatakan akan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (MOFA) untuk meningkatkan kerja sama dengan Paraguay dalam pengembangan lingkungan digital.