29/10/2026

Taiwan Today

Sosial

Taiwan dan Belanda Perkuat Kerja Sama Pertanian

28/10/2026
Taiwan dan Belanda Perkuat Kerja Sama Pertanian
Kementerian Pertanian (MOA) dan Kementerian Pertanian, Perikanan, Ketahanan Pangan, dan Alam Belanda (LVVN) menggelar Pertemuan Kelompok Kerja Pertanian Taiwan-Belanda ke-20 pada 23 Oktober.
 
Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Direktur Jenderal Departemen Urusan Internasional Kementerian Pertanian (MOA), Fu Tzu-yu, dan Direktur Jenderal Direktorat Agribisnis Internasional dan Ketahanan Pangan LVVN, Ralf Van De Beek.
 
Kedua pihak berfokus pada tiga bidang utama kerja sama, yaitu peningkatan industri bunga, rantai pasok benih dan varietas tanaman, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang peternakan sapi perah dan keamanan daging, untuk terus mempererat kemitraan pertanian bilateral.
 
Sebelum pertemuan tersebut, kedua pihak turut berpartisipasi dalam Seminar Internasional tentang Ketahanan Pertanian dan Pangan yang diselenggarakan bersama di Institut Penelitian Pertanian Taiwan pada 21 Oktober. Seminar ini menghadirkan para pakar dari Taiwan, Belanda, Jepang, Australia, dan sejumlah negara lainnya untuk bertukar pengalaman mengenai ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air dan tanah, serta teknologi inovatif untuk hortikultura di rumah kaca.
 
Dalam pertemuan kali ini, kedua pihak bertukar pandangan mengenai pertanian cerdas, keterkaitan antara kebijakan pemerintah terkait emisi karbon nol bersih, pertanian hijau, dan adaptasi terhadap perubahan iklim, serta kerja sama teknis dan akses pasar bagi produk pertanian.
 
Kedua pihak juga berbagi informasi mengenai peraturan dan praktik teknis terkait karantina serta pemeriksaan kesehatan hewan dan tumbuhan. Pertukaran ini bertujuan memperkuat kerja sama di bidang karantina dan pemeriksaan kesehatan, sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perdagangan produk pertanian dan perluasan industri.
 
Taiwan dan Belanda telah membangun landasan kerja sama yang kuat melalui pertemuan kelompok kerja pertanian dan pertukaran teknis selama bertahun-tahun. Dalam menghadapi tantangan bersama, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan transformasi pertanian, kedua pihak akan memanfaatkan keunggulan teknologi dan industri masing-masing serta mengoptimalkan platform kerja sama pertanian yang telah tersedia.
 
Upaya ini mencakup penguatan kerja sama antara sektor publik dan swasta, perluasan partisipasi industri, serta pengembangan berbagi pengetahuan dan penerapan inovasi. Melalui langkah-langkah tersebut, kedua pihak berupaya mempercepat penerapan hasil inovasi teknologi pertanian, meningkatkan nilai tambah industri pertanian, serta memperkuat ketahanan dan keberlanjutan sektor pertanian.
 

Terpopuler

Terbaru