Tsai Po-cheng adalah seorang koreografer independen asal Taiwan yang telah mendapatkan berbagai pengakuan dan penghargaan internasional. Ia pernah menjadi penata tari tamu untuk grup tari Cloud Gate 2, serta grup tari internasional dari Swiss, Jerman dan Belanda.
Beberapa kreasi tari Tsai Po-cheng yang telah dikenal luas oleh komunitas tari internasional adalah “Floating Flowers”, “Hugin/Munin” dan Innermost. Pada tahun 2018, ia dinobatkan sebagai “Pakar Seni Tari Muda Paling Berpotensi Tahun 2018/2019” oleh majalah TANZ di Jerman.
Pada tahun 2016, Tsai Po-cheng menyelenggarakan ajang penghargaan dan pertunjukan seni tari “B.OOM by B.DANCE”, yang tahun ini telah memasuki pelaksanaan tahun kedua. Tahun ini enam orang koreografer internasional dari Italia, Portugal, Vietnam, Spanyol, Luksemburg, dan Taiwan. Mereka akan menghadirkan pertunjukan seni tari gabungan selama 70 menit.
Koreografer Italia, Andrea Costanzo Martini, akan mempersembahkan tarian berjudul “What Happened in Torino”, yaitu sebuah tarian yang menantang batas kemampuan fisik, serta kondisi mental para penarinya. “What Happened in Torino” pernah memenangkan medali emas dalam perlombaan tari internasional di Stuttgart, Jerman.
Koreografer Spanyol, Miguel Zomas Ballabriga dan Carmen Fumero Alfonso, akan menghadirkan tarian duet yang sebelumnya pernah mereka tampilkan dalam festival seni “Jacob’s Pillow Dance Festival” di Amerika Serikat.
Koreografer Luksemburg, Jill Crovisier, yang selama perjalanan karirnya pernah mempelajari tarian Afrika, tarian jalanan, tarian klasik Tionghoa, dan tarian tradisional Luksemburg, akan menampilkan kreasi berjudul “Zement, the Solo” dalam acara tahun ini.
Koreografer asal Vietnam yang telah bertahun-tahun berkarir di Belanda, Tu Hoang, pernah mempelajari tari balet, taichi dan wushu. Perjalanannya menimba ilmu di bidang seni tari, membantunya membuahkan sebuah seni tari berjudul “Trial”, yang berhasil mendapatkan medali emas dalam festival “MASDANZA” pada tahun 2018, dan juara ketiga dalam perlombaan internasional di Kopenhagen, Denmark.
Selain itu, koreografer Portugal, Liliana Barros, akan menggabungkan seni busana, koreografi, dan penataan panggung ke dalam sebuah pertunjukan berjudul “NERVURE”. Sementara Tsai Po-cheng akan menyuguhkan seni tari “Orthrus”, yang terinspirasi dari mitologi Yunani tentang anjing berkepala dua penjaga pintu neraka.
Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 28-29 Juni 2019 di Wellspring Theatre, Taipei, dan selanjutnya akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 5-7 Juli 2019.