Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan bilateral di San Francisco pada tanggal 17 November 2023. Dalam pertemuan tersebut, PM Fumio Kishida kembali menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan bagi Jepang dan komunitas internasional. Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyambut baik pernyataan tegas PM Fumio Kishida dalam mendukung perdamaian di Selat Taiwan.
Ekspansi otoritarianisme Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir telah mempengaruhi keamanan regional dengan sangat serius, serta menimbulkan keprihatinan dan kewaspadaan tinggi dari negara-negara tetangga dan komunitas internasional.
Pemerintah Jepang telah berulang kali menyatakan pentingnya perdamaian di Selat Taiwan dalam berbagai forum internasional, termasuk pertemuan tingkat tinggi AS-Jepang, pertemuan tingkat tinggi tiga negara AS-Jepang-Korea Selatan, dan KTT Pemimpin G7. Hal ini menunjukkan bahwa melindungi perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan telah menjadi konsensus komunitas internasional.
Sebagai negara yang bertanggung jawab di kawasan Indo-Pasifik, Taiwan akan terus meningkatkan kemampuan pertahanan, dan memperdalam kerja sama dengan negara-negara sehaluan, seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, bersama-sama menjaga kebebasan dan keterbukaan di kawasan Indo-Pasifik serta mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global.