04/04/2026

Taiwan Today

Politik

Lebih dari 70 Negara Nyatakan Dukungan terhadap Partisipasi Taiwan dalam INTERPOL

13/11/2024
Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) menegaskan bahwa tanpa Taiwan, upaya menjaga keamanan internasional tidak akan lengkap. Ketidakhadiran Taiwan dalam INTERPOL merugikan kerja sama untuk menjaga keamanan global dan membahayakan kesejahteraan komunitas internasional.
Konferensi INTERPOL ke-92 telah dilaksanakan pada tanggal 4-7 November 2024 di Glasgow, Inggris. Tahun ini lebih dari 70 negara menyatakan dukungan terhadap partisipasi dalam INTERPOL, termasuk dari lembaga eksekutif, badan legislatif, organisasi parlemen lintas negara, dan tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan. Dukungan internasional yang diterima Taiwan tahun ini melebihi tahun-tahun sebelumnya.
 
Negara-negara sahabat diplomatik secara aktif dan dengan cara yang beragam menyuarakan dukungan mereka terhadap Taiwan, mengakui kontribusi jangka panjang Taiwan dalam pemberantasan kejahatan, serta menegaskan pentingnya keikutsertaan Taiwan dalam sistem global untuk memerangi kejahatan transnasional.
 
Selain melayangkan surat dan berdialog dengan Ketua serta Sekretaris Jenderal INTERPOL, negara-negara sahabat diplomatik seperti Belize, Eswatini, Kepulauan Marshall, Palau, Paraguay, Saint Kitts and Nevis, serta Saint Vincent dan Grenadine yang hadir dalam konferensi tahun ini, juga membuat video dukungan terhadap partisipasi Taiwan dalam INTERPOL.
 
Negara-negara sehaluan juga terus secara terbuka mendukung perjuangan Taiwan untuk berpartisipasi dalam INTERPOL dan organisasi internasional lainnya. Pernyataan bersama yang diutarakan dalam KTT G7 dan pertemuan menteri luar negeri G7 kembali menegaskan dukungan untuk partisipasi Taiwan secara bermakna dalam organisasi internasional.
 
Pernyataan bersama pasca dialog "2+2" antara Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Inggris-Australia, serta antara Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Prancis-Australia, juga menegaskan dukungan terhadap partisipasi internasional Taiwan.
 
Suara dukungan juga disampaikan oleh negara-negara sehaluan melalui kantor perwakilan mereka di Taiwan. American Institute in Taiwan (AIT) membagikan film pendek tentang kampanye partisipasi Taiwan dalam INTERPOL melalui laman Facebook resmi, mendukung partisipasi Taiwan yang substansial dan bermakna dalam komunitas internasional demi meningkatkan keamanan dunia. Sementara itu, Australian Office Taipei juga mempublikasikan desain visual kampanye dukungan untuk Taiwan pada akun media sosial resminya, serta menyerukan kerja sama aktif komunitas penegak hukum global dalam memerangi kejahatan transnasional.
 
Dukungan dari badan-badan legislatif berbagai negara juga sangat kuat. Parlemen Eropa, Senat Republik Ceko, Dewan Perwakilan Rakyat Belanda, serta parlemen Saint Kitts dan Nevis, dan Guam telah mengeluarkan resolusi yang mendukung partisipasi Taiwan dalam INTERPOL. Aliansi Antar-Parlemen untuk Kebijakan terhadap Tiongkok (IPAC), Senat Australia, DPR Kanada, DPR Italia, dan Kongres Guatemala juga mengesahkan resolusi untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional.
 
Selain itu, anggota parlemen dari Korea Selatan, Jerman, Denmark, Irlandia, Italia, Spanyol, Latvia, Estonia, Brasil, Meksiko, Kolombia, serta anggota dari "Formosa Club" berbagai kawasan, mengirim surat individu atau surat bersama kepada Ketua atau Sekretaris Jenderal INTERPOL yang meminta agar Taiwan diikutsertakan dalam organisasi tersebut.
 
Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) menegaskan bahwa tanpa Taiwan, upaya menjaga keamanan internasional tidak akan lengkap. Ketidakhadiran Taiwan dalam INTERPOL merugikan kerja sama untuk menjaga keamanan global dan membahayakan kesejahteraan komunitas internasional.
 
Taiwan memiliki kemampuan dan keinginan untuk bekerja sama dengan komunitas internasional dalam memerangi kejahatan transnasional. Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) mendesak INTERPOL untuk tetap berpegang pada prinsip profesionalisme dan netralitas, segera mengikutsertakan Taiwan ke dalam jaringan penegakan hukum global, dan bersama-sama melindungi keamanan dunia.
 

Terpopuler

Terbaru