Agriculture and Food Agency (AFA) pada tahun ini menyelenggarakan kompetisi kue beras (kue mangkok asin khas Taiwan berisi daging dan berbagai bumbu) tingkat nasional, yang diikuti oleh 57 produsen. Setelah babak penyisihan, terpilih 24 produsen terbaik dan pada tanggal 25 Oktober 2018, dewan juri mengumumkan pemenang utama. Pihak AFA juga bekerja sama dengan minimarket Family Mart dan menyatakan bahwa produk pemenang utama akan dijual di seluruh Taiwan pada tahun 2019 mendatang.
Penilaian dalam perlombaan dilakukan pada penampilan, rasa, isi kue, tekstur, kebersihan, dan keamanan dalam proses produksinya, potensi penjualan dan penggunaan bahan baku lokal. Dewan juri melakukan penilaian secara ketat terhadap setiap kategori. Para peserta kompetisi ini juga diharuskan untuk menggunakan bahan-bahan yang telah ditentukan oleh AFA.
Penilaian tidak hanya menitikberat pada rasa kue beras yang enak, tapi juga harus “tahan dingin”. Penilaiannya dibagi dalam 2 kategori: “implementasi produk” dan “evaluasi fungsional”, setelah peserta mengumpulkan hasil produksi terbaiknya, kue beras tersebut akan disimpan dalam lemari es, kemudian di hari berikutnya para peserta diwajibkan untuk memperlihatkan ketahanan kue beras buatan mereka. Setelah dipanaskan dengan temperatur yang sesuai, kue beras akan diuji, apakah rasa kue dapat tetap bertahan setelah melewati kondisi tertentu.
Kue beras yang biasa disebut Uánn-kué ini merupakan makanan kecil tradisional khas Taiwan yang sangat populer bagi masyarakat. Agar uánn-kué dapat dinobatkan sebagai makanan nasional, dalam kompetisi ini, harga jual kue tidak boleh lebih dari $50NTD, sehingga masyarakat umum dapat membeli dengan harga terjangkau.
Uánn-kué buatan Toko Fushan di Kaohsiung berhasil keluar sebagai pemenang utama karena penampilan, tekstur dan cita rasa yang menggugah selera. Dengan tambahan jamur dan kuning telur asin, kue beras ini memiliki kesan cita rasa "tempo dulu", namun tetap unik. Uánn-kué Toko Fengtian Liuji dari Hualien memiliki cita rasa Hakka yang kental dan berhasil meraih tempat kedua, sementara Xu Yun-jie Black Head Uánn-kué dari Changhua berhasil menduduki peringkat ketiga.