05/04/2026

Taiwan Today

Sosial

Taiwan Raih Penghargaan Cokelat Hitam Terbaik Dunia dari ICA

22/11/2019
Ketua ICA, Martin Christy, yang baru saja kembali dari mengunjungi Pingtung, dalam pidato penyerahan penghargaan mengatakan, “Semua peserta harus mulai memperhatikan, ya, cokelat Taiwan sekarang mulai datang menyerbu!” (Foto oleh CNA)

“Taiwan #1 Ping Tung Chocolate 62%” dari perusahaan Fu Wan Chocolate berhasil meraih penghargaan “Cokelat Hitam Terbaik Dunia” dalam ajang Penghargaan Cokelat Internasional (ICA) di Guatemala. Dalam ajang penghargaan ICA untuk kawasan Asia Pasifik pada bulan September lalu, Fu Wan Chocolate juga berhasil merebut 31 penghargaan.  

 
Dalam penghargaan ICA tahun ini, Fu Wan Chocolate meraih total 5 medali emas, yaitu 3 medali emas untuk produk Taiwan #1 Ping Tung Chocolate 62% pada kategori “Cokelat Hitam Terbaik Dunia” (Best in Competition overall winners plain/origin dark bar), “Produsen Cokelat Hitam Berskala Kecil Menengah Terbaik”, “Cokelat Hitam Terbaik yang Dihasilkan Produsen Berskala Kecil”, dan dua medali emas pada kategori “Cokelat Hitam dengan Racikan Terbaik” (untuk produk Taiwan Tie-Guan-Yin Tea Chocolate 62%), dan “Cokelat Hitam dengan Racikan Terbaik Hasil Pilihan Dewan Juri” (untuk produk Taiwan Magao Chocolate 62%). Di samping itu, Fu Wan Chocolate juga meraih 19 medali perak, dan 4 medali perunggu untuk kategori lainnya.     
 
Pendiri Fu Wan Chocolate, Hsu Hua-jen, menjelaskan Taiwan #1 Ping Tung Chocolate 62% memiliki cita rasa unik yang dihasilkan oleh biji cokelat asli Taiwan, dan pernah memenangkan penghargaan ICA untuk perlombaan kawasan Asia Pasifik pada tahun 2017. Hsu Hua-jen juga mengatakan, “Berkesempatan untuk memenangkan penghargaan cokelat hitam terbaik di Guatemala, yang merupakan negara tempat budaya konsumsi cokelat dimulai, adalah hal yang sangat membanggakan bagi kami.”     
 
Selain Fu Wan Chocolate, perusahaan cokelat Q Sweet dari Taipei juga berhasil meraih dua medali perunggu untuk kategori “Cokelat Putih dengan Racikan Terbaik”. Pendiri Q Sweet, Queenie, mengatakan ini adalah keikutsertaannya yang pertama dalam perlombaan ICA, dan ia mengaku sangat terkejut bahwa dua produk Q Sweet berhasil terpilih untuk masuk ke dalam penilaian babak final. Queenie merasa sangat bangga karena bisa merebut penghargaan pertama untuk kategori cokelat putih bagi Taiwan.     
 
Pengusaha cokelat, Zeng Zhi-yuan, baru pertama kali mengikuti perlombaan ICA tahun lalu dan langsung berhasil meraih medali emas. Kali ini ia meraih 2 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu dengan produk coklat hitam 95% dan 60%. Cokelat hitam yang dilombakan oleh Zeng Zhi-yuan secara khusus ditambahkan akar gobo/niubang (sejenis rempah-rempah) asal Pingtung untuk memberikan cita rasa yang berbeda. Hasil kreasi Zen Zhi-yuan tersebut ternyata mendapatkan apresiasi dari para dewan juri, dan meraih sebuah medali perak.
 
Prestasi pengusaha cokelat Taiwan lainnya datang dari Cocoa Yummy yang berhasil memperoleh 1 medali perak ICA, serta Joy Cacao Coffee Plantation Taiwan yang berhasil tercantum dalam daftar 50 biji cokelat terbaik dunia dari International Cacao Awards di Paris, Prancis.    
 
Ketua ICA, Martin Christy, yang baru saja kembali dari mengunjungi Pingtung, dalam pidato penyerahan penghargaan mengatakan, “Semua peserta harus mulai memperhatikan, ya, cokelat Taiwan sekarang mulai datang menyerbu!” 
 
Prestasi para pengusaha cokelat Taiwan tersebut, turut disambut gembira oleh Bupati Kabupaten Pingtung, Pan Men-an. Melalui akun Facebook pribadinya, ia mengatakan, “Bertepatan dengan ‘Hari Hello Sedunia’, Ping Tung menggunakan bahasa yang bisa dimengerti oleh seluruh dunia, yaitu ‘cokelat’, untuk menjalin persahabatan dengan teman-teman dari berbagai negara, sekaligus memperkenalkan cokelat Pingtung kepada dunia. ”
 
ICA pertama kali menyelenggarakan Penghargaan Cokelat Internasional pertama pada tahun 2012, dengan mengundang para pakar cokelat dari seluruh dunia. Kompetisi dibagi menjadi 10 kawasan, seperti kawasan Amerika, Asia Pasifik, Belgia, Prancis, Inggris, dan lain-lain. Pemenang dari setiap kawasan akan diikutsertakan untuk kejuaraan dunia. Saat ini ICA adalah ajang penghargaan dengan pengakuan tertinggi dari dunia industri, dan memiliki sistem seleksi paling ketat.
 

Terpopuler

Terbaru