Wakil Menteri Luar Negeri, Tien Chung-kwang, menghadiri acara "Pemulangan Benih" untuk program "Prakarsa Sayuran Asia-Taiwan (TAsVI)" yang diselenggarakan oleh Pusat Sayuran Dunia (AVRDC), Selasa, 3 Desember 2024.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Pertanian serta pejabat dari kantor perwakilan Malaysia, Filipina, Vietnam, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan di Taiwan.
Dalam pidatonya, Wakil Menteri Tien menyampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (MOA) dan AVRDC untuk mendorong pelaksanaan "Prakarsa Sayuran Asia-Taiwan".
Program ini bertujuan mengembalikan benih sayuran asli yang dikumpulkan di wilayah Asia Tenggara serta membangun jaringan kerja sama antara pusat penelitian plasma nutfah di berbagai negara. Langkah ini mempromosikan berbagi pengetahuan dan sumber daya terkait restorasi dan penanaman plasma nutfah sayuran, sekaligus mendorong pengembangan keanekaragaman hayati di Asia Tenggara.
Sebagai negara pendiri dan tuan rumah AVRDC, Taiwan akan terus bekerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara dan negara-negara sehaluan untuk mendukung pengembangan pertanian di kawasan Indo-Pasifik melalui pendekatan "Diplomasi Komprehensif".
Dalam pidatonya, Direktur AVRDC, Dr. Marco Wopereis, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Taiwan atas dukungan terhadap "Prakarsa Sayuran Asia-Taiwan". Ia juga menggunakan kesempatan ini untuk mengingatkan masyarakat akan masalah mendesak terkait hilangnya plasma nutfah sayuran. Keanekaragaman sayuran merupakan lumbung sumber makanan bernutrisi yang penting bagi generasi saat ini dan masa yang akan datang. Asia Tenggara, yang dikenal sebagai wilayah dengan keanekaragaman sayuran terkaya di dunia, memiliki banyak varietas lokal yang terancam punah dan memerlukan upaya perlindungan bersama.
"Prakarsa Sayuran Asia-Taiwan" merupakan bagian dari aksi penyelamatan keanekaragaman hayati sayuran yang diajukan oleh AVRDC pada KTT Sistem Pangan PBB tahun 2021. Program ini menciptakan platform jaringan kerja sama antara GenBank plasma nutfah di Asia Tenggara, Taiwan, dan negara-negara anggota AVRDC. Program ini bertujuan menyelamatkan dan mengembalikan varietas sayuran unik yang dikumpulkan oleh AVRDC pada tahun 1990-an dan 2000-an, yang kini telah punah di negara asalnya. Inisiatif ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan global.